Ambon (ANTARA) - Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ambon, Maluku menyiagakan alat utama (alut) dan sejumlah personel untuk melaksanakan pengamanan khusus menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.
"Siaga alut dan personel ini dengan melaksanakan upacara apel gelar pasukan dalam rangka siaga khusus menjelang Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ambon Muhamad Arafah di Ambon, Jumat.
Menurut dia, kegiatan ini dilakukan guna mendukung pengendalian dan pengaturan jasa transportasi khususnya di wilayah Perairan Maluku dan sekitarnya menjelang Idul Fitri sehingga Kantor SAR Ambon dan para pemangku kepentingan bersama-sama melaksanakan Siaga SAR Khusus Angkutan Lebaran Tahun 2026.
Sebanyak 133 personel yang tersebar di Unit Siaga SAR SBT, Unit Siaga SAR Kepulauan Aru, Pos SAR Saumlaki, Pos SAR Tual, Pos SAR Namlea, dan Pos SAR Banda disiagakan dengan pergerakan-pergerakan ke tempat-tempat yang rawan terjadi bencana/musibah, seperti tempat wisata, pelabuhan, dan bandara.
Kantor SAR Ambon juga menyiagakan alut berupa KN SAR Bharata, rigit inflatable boat (RIB), rigit buoyancy boat (RBB), rescue car, rescue truck, drone thermal, peralatan selam, peralatan emergency kit (medis), dan peralatan aqua eye guna mendukung Pengendalian Siaga SAR Khusus Lebaran Tahun 2026.
Sambutan tertulis Kepala Basarnas RI Muhammad Syafii dibacakan Kepala Kantor SAR Ambon Muhamad Arafah mengatakan berdasarkan survei Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan diperkirakan pergerakan masyarakat pada periode Lebaran 2026 mengalami penurunan 1,75 persen dari 146,48 juta orang menjadi 143,91 juta orang jika dibandingkan dengan pada 2025.
Namun, jumlah pergerakan masyarakat ini tetap besar sehingga memerlukan antisipasi terhadap potensi kedaruratan yang dapat terjadi sehingga kemacetan di jalan raya, kecelakaan moda transportasi dan kecelakaan di tempat wisata, berpotensi besar terjadi saat masyarakat merayakan libur lebaran.
Untuk itu, kesiapsiagaan sumber daya Basarnas maupun sarana dan prasarana, serta kolaborasi dan sinergi dengan instansi terkait dan masyarakat potensi SAR, mutlak ditingkatkan.
Pelaksanaan Siaga SAR Khusus dilaksanakan selama 18 hari, terhitung sejak 13 sampai dengan 30 Maret 2026.
Dia juga mengimbau masyarakat Maluku dan sekitarnya yang melakukan mudik menggunakan transportasi laut agar berhati-hati dan tetap mengutamakan keselamatan.
Usai Apel Gelar Pasukan, Kepala Kantor SAR Ambon melepas konvoi kendaraan dan personel yang terlibat dalam Siaga SAR Khusus Lebaran Tahun 2026.
Pewarta: Daniel LeonardUploader : Moh Ponting
COPYRIGHT © ANTARA 2026