Ambon (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan konvoi kendaraan dan tidak menyulut petasan saat malam takbiran menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026, demi menjaga keamanan dan ketertiban bersama.

Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa di Ambon, Jumat, menegaskan bahwa malam takbiran harus diisi dengan kegiatan yang khidmat seperti takbir di masjid atau lingkungan masing-masing secara sukacita.

Ia mengatakan konvoi kendaraan di jalan raya berisiko memicu kemacetan, kecelakaan lalu lintas, hingga konflik antarkelompok, sedangkan menyulut petasan dapat membahayakan keselamatan masyarakat serta mengganggu kenyamanan umum.

“Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk merayakan malam takbiran secara tertib, dan hindari penggunaan petasan yang berpotensi membahayakan,” ujarnya.

Menurut dia, menjaga situasi tetap kondusif menjadi tanggung jawab bersama, terutama pada kegiatan keagamaan yang seharusnya membawa kedamaian dan kebersamaan serta sukacita bagi semua masyarakat.

Dalam rangka pengamanan Idul Fitri 1447 Hijriah, Pemprov Maluku bersama TNI dan Polri menyiapkan langkah-langkah strategis guna memastikan perayaan berjalan aman dan lancar. Pengamanan dilakukan melalui peningkatan patroli di sejumlah lokasi rawan, termasuk pusat keramaian, tempat ibadah, pelabuhan, bandara, serta jalur transportasi utama.

Aparat gabungan juga mendirikan pos pengamanan dan pos pelayanan di berbagai lokasi strategis untuk membantu masyarakat, termasuk pemudik maupun mereka yang melakukan perjalanan antar-wilayah di Maluku.

Pengamanan juga difokuskan pada kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran, mengingat wilayah setempat bercirikan kepulauan sehingga terjadi mobilitas transportasi laut yang tinggi.

Oleh karena itu, pengawasan di pelabuhan diperketat, termasuk pemeriksaan keselamatan kapal dan pengaturan jadwal keberangkatan.

Ia menyebutkan koordinasi lintas sektor terus dilakukan dengan melibatkan pemerintah kabupaten/kota, aparat keamanan, serta instansi terkait lainnya untuk mengantisipasi potensi gangguan selama periode libur Lebaran.

Ia mengharapkan masyarakat berperan aktif menjaga keamanan lingkungan masing-masing dengan meningkatkan kewaspadaan serta melaporkan setiap potensi gangguan kepada aparat setempat.

“Dengan kerja sama semua pihak, kita harapkan perayaan Idul Fitri di Maluku dapat berlangsung aman, nyaman, dan penuh makna,” katanya.



Pewarta: Ode Dedy Lion Abdul Azis
Uploader : Moh Ponting

COPYRIGHT © ANTARA 2026