Kepala Dinas perindustrian dan perdagangan (Perindag) Kota Ambon, Sirjohn Slarmanat mengatakan, para pedagang di pasar apung, Selasa, menikmati layanan listrik. 

“Pendapatan pedagang menurun salah satu indikatornya karena terkait dengan listrik yang belum dipasang. Tetapi,  sekarang jaringan listriknya sudah dialirkan sehingga pendapatan berpeluang meningkat,” kata Sirjohn di Ambon.

Selain itu, ia mengatakan ada penambahan lapak dan kios di pasar apung. Penambahan ini dikarenakan sebagian pedagang yang direlokasi dari pasar Mardika belum mendapatkan lapak serta kios.

Menurut dia, ada sekitar 200 lebih kios dan lapak yang dibangun untuk para pedagang. Pasar apung ini akan segera ditata rapi paling lambat awal  Oktober 2021 sudah rampung.

“Dengan adanya ini, sebagian besar pedagang yang berjualan di depan jalan, bisa mengisi lapak dan kios itu. Lapak itu nanti diperuntukkan untuk penjual sayur-sayuran dan sembako yang ada di depan jalan. Dan untuk kios itu disesuaikan dari yang belum terakomodir ,” ujar Sirjohn.

Ia berharap, dengan adanya tempat yang sudah disediakan untuk para pedagang di pasar apung ini, ditopang dengan sarana listrik, maka aktivitas pedagang bisa bertransaksi ramai kembali.

“Jadi harapannya itu ketika para pedagang sudah menempatkan pasar apung, bisa kembali beraktivitas, menjaga keamanan maupun kebersihan, ketertiban dan beraktivitas sebagaimana adanya,” kata Sirjohn.

Sedangkan, salah seorang pedagang, Ema, mengatakan sangat bersyukur dengan adanya aliran listrik ini. Pasalnya, sejak direlokasikan pada 24 Juni 2021, pendapatannya sangat berkurang.

Ia mengemukakan, kendalanya yakni, belum dikenal masyarakat, apalagi jaringan listrik belum terpasang.

“Sudah kurang lebih tiga bulan ini, baru hari ini (Selasa) aliran listrik terpasang. Alhamdulillah,” ujar Ema.

Ia menyatakan, sangat bersyukur karena ini juga salah satu penunjang untuk jualannya dikunjungi masyarakat.

“Sebelumnya kan pasar ini tampaknya belum aktif, karena kami menunggu aliran listrik. Selain itu, pasar ini juga masih berantakan dan belum dikenal masyarakat,” kata Ema.

Ia berharap, pasar ini segera tertata dengan baik, dan bisa kembali dengan normal, seperti sebelum direlokasikan.

“Mudah-mudahan pasar ini menjadi ramai supaya pendapatan juga bisa lumayan. Kan ini tergantung terjualnya barang,” ujar Ema

Pasar apung adalah salah satu lokasi pasar sementara untuk ratusan pedagang pasar Mardika, yang direlokasi karena revitalisasi pasar tradisional terbesar di Kota Ambon itu.

Pewarta: Winda Herman

Editor : Lexy Sariwating


COPYRIGHT © ANTARA News Ambon, Maluku 2021