Apa jadinya jika Anda terperangkap di pesawat luar angkasa dengan jarak jutaan tahun cahaya dari bumi tercinta? Bagaimana Anda bertahan hidup dan kembali ke bumi dengan perbekalan seadanya? Dua pertanyaan ini merupakan penggambaran kisah petualangan manusia di antariksa dalam film "Stargate Universe", yang akan ditayangkan televisi kanal SyFy Universal setiap Senin pukul 22.00 WIB, mulai 26 Juli 2010.
Dalam siaran persnya yang diterima ANTARA, Stargate Universe disebut sebagai serial fiksi ilmiah penuh petualangan dan aksi tentang sekelompok personil militer, ilmuwan dan tenaga sipil yang terlibat Operasi Icarus.
Operasi militer bersifat sangat rahasia itu bertujuan mengungkap misteri terakhir di balik Stargate, sebuah alat berbentuk cincin raksasa buatan mahluk luar angkasa yang merupakan gerbang menuju lokasi tertentu, dapat melintasi waktu, luar angkasa dan galaksi, dan membawa manusia ke bagian terluar dunia ini.
Dibintangi aktor layar lebar Lou Diamond Philip (La Bamba, Young Guns II, Courage Under Fire) dan Robert Carlyle (Trainspotting, James Bond- The World Is Not Enough, The Full Monty), keseruan serial ini diklaim langsung terasa sejak episode pertama, tepatnya ketika Senator Alan Armstrong (Chris McDonald: Happy Gilmore, Flubber, Black Widow) melakukan kunjungan resmi ke markas Icarus.
Setelah Armstrong tiba di Icarus, mendadak markas itu diserang hingga seluruh anggota tim terpojok sehingga terpaksa menyelamatkan diri melalui Stargate.
Tak disangka, Stargate membuat seluruh penghuni Icarus terdampar di Destiny, sebuah pesawat induk luar angkasa kuno di lokasi berjarak jutaan tahun cahaya dari bumi.
Harapan, petualangan dan bahaya menjadi santapan mereka, tidak seorang pun tahu siapa kawan siapa lawan, rasa kangen keluarga dan terus menipisnya persediaan air dan makanan juga menjadi kendala bagi semua orang di Destiny.
Menurut Lou Diamond Philip, Stargate Universe sangat menarik karena kisahnya menelusuri secara lebih dalam bagaimana manusia berjuang untuk hidup dan bersatu untuk mencapai satu tujuan ditengah berbagai konflik yang ada.
"Dengan hanya berbekal teknologi lawas dalam kapal induk Destiny yang kuno dan perbekalan logistik terbatas, para tokoh terlibat dalam berbagai konflik kepentingan namun juga bahu-membahu untuk dapat tetap bertahan dari musuh serta mencari jalan keluar agar selamat kembali ke bumi," katanya.
Sementara Robert Carlyle menyatakan, serial tersebut memperlihatkan upaya manusia mengungkapkan Chevron ke-9, kunci misteri terakhir Stargate yang jika dapat dipecahkan akan memberikan manusia kekuatan luar biasa untuk menentukan titik koordinat mana saja untuk menjelajah alam semesta, termasuk bisa membawa tim kembali ke bumi.
"Tokoh yang saya perankan amat berambisi dapat memecahkannya," katanya.
"Serial berantai"
Stargate Universe merupakan kelanjutan dan salah satu titel dari "franchise" Stargate yang mendapat tempat di hati penggemar cerita fiksi ilmiah.
Film Stargate original diproduksi tahun 1994 dan dibintangi James Spader dan Kurt Russel. Selanjutnya muncul serial Stargate (SG1) yang dibintangi Richard "McGyver" Dean Anderson dan serial Stargate Atlantis yang kesemuanya menceritakan bagaimana tim ekspedisi berupaya dan berhasil mengungkap kode Chevron ke-1 hingga ke-8.
Yang terperangkap dalam Destiny di serial Stargate Universe adalah pimpinan Operasi Icarus, Kolonel David Telford (Lou Diamond Philips), seorang pakar militer dengan keahlian tidak ada yang meragukan, namun terlalu percaya diri dan keras kepala.
Ia dibantu Kolonel Young (Louis Ferreira: Grey Gardens, Shooter, Lazarus Child), sosok yang rela melakukan apa yang ia bisa untuk menjaga siapapun baik sipil maupun militer, dan Sersan Ronald Greer (Jamil Walker Smith: Halfway Decent, Hey Arnold) yang berfisik kuat tapi punya masa lalu kelam yang kerap menghantui dirinya.
Kolonel Telford dan kedua asistennya terperangkap di Destiny bersama Kepala Medis dan penengah antara sipil dan militer, Letnan Satu Tamara Johansen (Alaina Huffman: Smallville, Lushes, Broken August), Dr. Nicholas Rush (Robert Carlyle), Kepala Bidang Ilmiah yang telah mendedikasikan seluruh hidupnya bagi program ini.
Sosok antagonis Dr. Rush adalah seorang jenius dan ilmuwan paling brilian di eranya. Ia tak pernah mau tunduk pada aturan militer apapun.
Dalam menjalankan misinya, Kolonel Telford dibantu oleh Eli Wallace (David Blue: Moonlight, Ugly Betty), ahli teknologi informatika yang direkrut karena kejeniusannya berhasil memecahkan kode rahasia video game yang sulit, anggota Komite Pemantauan Internasional (International Oversight Committee/IOA) Camile Wray (Ming Na: E.R., The Joy Luck Club), dan Mulan, wanita cerdas yang harus bertahan dengan berbagai dinamika politik dan perseteruan di Destiny.
Kaum sipil lain yang ikut terperangkap di Destiny adalah Senator Alan Armstrong dan puterinya yang bernama Chloe (Elyse Levesque: Flash Gordon, Storm Cell, Christmas Crash).
Chloe adalah alumnus Harvard University dan menjadi asisten ayahnya dalam misi ke markas Icarus.
Diciptakan dan diproduseri para kreator Stargate, yakni Brad Wright dan Robert C. Cooper, serial Stargate Universe diproduksi sebanyak 20 episode dengan lokasi pengambilan gambar di Vancouver, Kanada, dan pertama kali ditayangkan di kanal Syfy Amerika Serikat pada Desember 2009.
Syfy Universal adalah nama baru dari Sci Fi dan merupakan pusat tayangan berbasis imjinasi dan fiksi ilmiah.
:
COPYRIGHT © ANTARA 2026