Ternate (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate, Maluku Utara (Malut) mengeluarkan imbauan malam pergantian tahun tidak menggelar pesta maupun membunyikan petasan untuk mewujudkan suasana yang agamis, damai, aman, dan tenteram di tengah masyarakat.

"Selain itu, bertepatan dengan Hari Jadi Kota Ternate ke-775 dan menyambut tahun baru 2026, sehingga dalam upaya menciptakan kehidupan masyarakat yang religius, damai, dan tenteram, kami mengimbau seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kondusif di lingkungan tempat tinggal masing-masing," kata Wali Kota Ternate M. Tauhid Soleman di Ternate, Rabu.

Menurutnya, perayaan tahun baru sebaiknya dilakukan secara sederhana dan tidak menimbulkan dampak negatif bagi ketertiban umum.

Wali Kota secara tegas meminta masyarakat untuk tidak membunyikan musik keras, terompet, petasan, maupun petasan yang dapat mengganggu kenyamanan dan ketenangan warga, terutama pada malam pergantian tahun.

Imbauan resmi Pemkot Ternate kepada seluruh masyarakat Kota Ternate dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Ternate (HAJAT) ke-775 Tahun 2025, sekaligus menyambut pergantian tahun baru 2026 untuk menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan masing-masing, khususnya pada malam pergantian tahun yang jatuh pada 31 Desember 2025 dengan tidak menggelar pesta maupun membunyikan petasan.

Selain itu, Wali Kota juga memberikan instruksi kepada para Camat dan Lurah di seluruh wilayah Kota Ternate agar berperan aktif mengajak warganya tidak menggelar pesta atau kegiatan yang bersifat hura-hura.

Wali Kota meminta para Camat dan Lurah untuk meningkatkan pengawasan, khususnya terhadap peredaran minuman keras, narkoba, dan sejenisnya, yang berpotensi mengganggu keamanan serta merusak moral masyarakat.

"Camat dan Lurah diharapkan dapat mengajak masyarakatnya untuk mengisi malam pergantian tahun dengan kegiatan positif, serta meningkatkan pengawasan terhadap peredaran minuman keras dan narkoba di wilayah kerja masing-masing," ujarnya.

Dalam imbauan tersebut, Wali Kota Ternate juga mengajak para Imam Masjid, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta organisasi kemasyarakatan (ormas) untuk berperan aktif membimbing masyarakat agar mengisi malam pergantian tahun dengan kegiatan keagamaan.

Ia mengimbau agar masyarakat dan jamaah masjid melaksanakan zikir, tahlilan, doa bersama, muhasabah, serta tadarusan Al Quran di setiap masjid. Kegiatan keagamaan tersebut dapat dilaksanakan oleh Badan Kesejahteraan Masjid (BKM), ibu-ibu majelis talim, serta jamaah lainnya, dengan mengumandangkan ayat suci Al Quran melalui pengeras suara hingga pukul 23.00 WIT.

Menurut Wali Kota, langkah ini diharapkan dapat menjadikan momentum pergantian tahun sebagai sarana introspeksi diri, memperkuat keimanan, serta mempererat persaudaraan antarwarga di Kota Ternate.

"Pergantian tahun hendaknya dimaknai sebagai waktu untuk bermuhasabah, memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas iman serta kepedulian sosial, bukan dengan kegiatan yang berlebihan dan tidak bermanfaat," ujarnya.

Wali Kota Ternate berharap seluruh elemen masyarakat dapat mendukung dan melaksanakan imbauan tersebut dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab demi terciptanya suasana Kota Ternate yang aman, tertib, dan religius.



Pewarta: Abdul Fatah
Uploader : Moh Ponting

COPYRIGHT © ANTARA 2026