Ambon (ANTARA) -

Badan Gizi Nasional (BGN) melalui pengelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Seram Bagian Timur (SBT), Maluku, menyalurkan sebanyak 1.307 MBG untuk siswa PAUD/TK dan SD di kabupaten tersebut.

“Program ini merupakan program nasional yang dibiayai melalui APBN dan dijalankan selama satu tahun. Dari 11 titik yang telah terdaftar di Badan Portal Nasional, tiga diantaranya direalisasikan lebih dahulu melalui pembangunan dapur SPPG,” kata Koordinator Wilayah Program MBG SBT Muh Yasir Angar melalui keterangan persnya yang diterima di Ambon, Senin.

Penyaluran perdana itu dilakukan bersamaan dengan peresmian tiga dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di tiga desa.

Peluncuran Program MBG dipusatkan di Jalan Padat Karya, Desa Bula, Kecamatan Bula, dan dihadiri Wakil Bupati (Wabup) SBT M. Miftah Thoha R. Wattimena, Ketua DPRD SBT Risman Siboalamo, unsur Forkopimda, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta tamu undangan.

Dalam kegiatan tersebut, pemerintah daerah meresmikan tiga dapur SPPG yang berlokasi di Desa Limunir, Wailola, dan Lumba-Lumba, sebagai fasilitas penyedia makanan bergizi bagi peserta didik.

Ia mengatakan keberadaan dapur SPPG menjadi langkah strategis untuk menjangkau wilayah sulit dan memastikan anak sekolah mendapatkan asupan bergizi secara merata.

Sementara itu Wabup M. Miftah Thoha R. Wattimena menyebut Program MBG merupakan komitmen pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dalam menyiapkan generasi emas Indonesia 2045.

Program ini, kata dia, tidak hanya menyediakan makanan, tetapi menjadi investasi masa depan bagi anak-anak.

Wabup Miftah menambahkan MBG memiliki tiga pilar utama, yakni peningkatan gizi, peningkatan konsentrasi belajar, dan edukasi pola hidup sehat sejak dini. Karena itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) SBT memastikan pelaksanaan program tepat sasaran, higienis, aman, dan berkelanjutan.

Usai peluncuran Wabup Miftah menyerahkan langsung paket makanan bergizi kepada siswa dan meninjau salah satu dapur MBG di Desa Wailola. 



Pewarta: Winda Herman
Editor : Daniel

COPYRIGHT © ANTARA 2026