Ambon (ANTARA) - Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon, Maluku mengembangkan literasi berbasis pertanian sebagai upaya strategis untuk memberdayakan masyarakat serta mendorong kemandirian ekonomi daerah.

Rektor Unpatti Prof Freddy Leiwakabessy di Ambon, Selasa, mengatakan penguatan literasi pertanian dilakukan melalui berbagai kegiatan edukatif dan kompetisi kreatif yang melibatkan mahasiswa, pelajar, hingga masyarakat umum.

“Literasi berbasis pertanian bukan hanya soal kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga bagaimana masyarakat memahami, mengelola, dan mengembangkan potensi sumber daya lokal secara berkelanjutan,” ujarnya.

Program tersebut, kata dia, diwujudkan melalui penyelenggaraan berbagai lomba dalam rangka Dies Natalis Unpatti, seperti lomba bertutur, lomba konten kreator, lomba inovasi teknologi pertanian, hingga orasi ilmiah mahasiswa yang mengangkat isu pertanian berkelanjutan.

"Hal ini sejalan dengan program pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk mewujudkan kemandirian pangan," katanya.

Menurut dia, kegiatan tersebut dirancang untuk meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya sektor pertanian, sekaligus mengasah kemampuan komunikasi, inovasi, dan pemanfaatan teknologi dalam mendukung ketahanan pangan.

“Mahasiswa didorong tidak hanya menjadi akademisi, tetapi juga agen perubahan yang mampu menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat, khususnya di sektor pertanian,” katanya.

Lebih lanjut, dirinya menyebutkan bahwa pendekatan literasi ini juga mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal Maluku, sehingga pengembangan pertanian tetap berpijak pada budaya dan kondisi daerah.

Selain itu, Unpatti juga mendorong pemanfaatan teknologi digital dalam penyebarluasan informasi pertanian, seperti melalui produksi konten edukatif, inovasi berbasis riset, hingga pengembangan prototipe teknologi tepat guna.

Ia berharap, melalui penguatan literasi berbasis pertanian, masyarakat dapat lebih mandiri dalam mengelola sumber daya, meningkatkan produktivitas, serta menciptakan peluang ekonomi baru.

“Ke depan, kami ingin menjadikan literasi pertanian sebagai gerakan bersama yang melibatkan kampus, pemerintah, dan masyarakat untuk mewujudkan kesejahteraan yang berkelanjutan di Maluku,” ujarnya.



Pewarta: Ode Dedy Lion Abdul Azis
Uploader : Moh Ponting

COPYRIGHT © ANTARA 2026