Ambon (ANTARA) -

Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBRMP) Maluku memperkuat peningkatan kapasitas petani di kawasan konservasi melalui keterlibatan dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang digelar di Piru, Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku.

“Kegiatan ini menjadi langkah kolaboratif yang dinilai strategis dalam memperkuat sinergi antara sektor pertanian dan konservasi, khususnya bagi masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan hutan dan wilayah lindung,” kata Kepala BBRMP Maluku Gunawan di Ambon, Rabu.

Program tersebut dirancang untuk memberdayakan petani agar mampu mengembangkan usaha pertanian secara berkelanjutan tanpa merusak ekosistem. Pendekatan yang digunakan mendorong perubahan pola pikir petani dari praktik konvensional menuju sistem pertanian yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomi.

Dalam pelaksanaannya, ia mengatakan peserta mendapatkan berbagai materi aplikatif, mulai dari penerapan agroforestri melalui integrasi tanaman kehutanan dan pertanian, pengembangan pertanian organik, hingga teknik budidaya seperti perbanyakan tanaman dengan metode grafting.

Selain itu, peserta juga dibekali pemanfaatan pekarangan rumah untuk tanaman hortikultura serta penggunaan pupuk organik dan pestisida nabati guna menjaga kesuburan tanah dan kualitas lingkungan.

Tak hanya berfokus pada aspek teknis, kegiatan itu juga menitikberatkan pada penguatan kelembagaan Kelompok Tani Hutan (KTH). Peserta memperoleh pendampingan dalam pengelolaan organisasi, penyusunan laporan keuangan, hingga strategi pemasaran produk, ujar dia.

“Pendampingan ini diharapkan tidak berhenti pada kegiatan bimtek semata, tetapi berlanjut secara berkesinambungan agar kelompok tani mampu berkembang secara mandiri, baik dari sisi kelembagaan maupun usaha, sekaligus berkontribusi dalam menjaga kelestarian kawasan konservasi,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, BBRMP Maluku yang diwakili oleh Irfan Ohorella hadir sebagai narasumber pada bimtek peningkatan kapasitas petani yang diselenggarakan oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam.



Pewarta: Winda Herman
Uploader : Moh Ponting

COPYRIGHT © ANTARA 2026