Ambon (ANTARA) -
Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBRMP) Maluku menjadi mitra strategis Polda Maluku dalam pelaksanaan program benih jagung guna mendukung penguatan ketahanan pangan di wilayah Maluku.
“Kami siap mendukung program benih jagung melalui penyediaan benih berkualitas dan pendampingan teknis agar pelaksanaannya di lapangan dapat berjalan optimal,” kata Kepala BBRMP Maluku Gunawan di Ambon, Selasa.
Hal tersebut disampaikan dalam pertemuan koordinasi yang dilakukan Polda Maluku ke BRMP Maluku, yang secara khusus membahas mekanisme pelaksanaan kegiatan benih jagung sebagai salah satu komoditas strategis daerah.
Rombongan Polda Maluku yang dipimpin Jemi Junaidi disambut langsung oleh Kepala BBRMP Maluku Gunawan bersama jajaran kepala kelompok substansi (Kapoksi), yakni Novendra Cahyo Nugroho, Aksan Lou, dan Jacob Mathias Ayal.
Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan produktif dengan fokus pada penguatan koordinasi lintas sektor, khususnya terkait mekanisme distribusi dan pengelolaan benih jagung. Hal itu dinilai penting untuk memastikan program yang dijalankan dapat berjalan efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan.
Selain itu, sinergisitas antara BBRMP Maluku dan Polda Maluku juga diarahkan untuk mendukung keterlibatan Polri dalam program pertanian, khususnya dalam upaya percepatan swasembada pangan di daerah.
Gunawan menegaskan kesiapan pihaknya dalam mendukung program tersebut melalui penyediaan benih unggul serta pendampingan teknis di lapangan.
Sementara itu, Kepala Biro Sumber Daya Manusia (Karo SDM) Polda Maluku Kombes Pol Jemi Junaidi menyampaikan bahwa kolaborasi itu menjadi bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, khususnya di wilayah Maluku.
“Sinergisitas ini diharapkan mampu memperkuat pelaksanaan program benih jagung sehingga berdampak langsung pada peningkatan produksi dan kesejahteraan petani,” katanya.
Melalui pertemuan itu, diharapkan terbangun kolaborasi yang semakin solid antara aparat kepolisian dan instansi teknis pertanian dalam mendorong peningkatan produksi jagung di Maluku, ujar dia.
Ke depan, koordinasi lintas sektor akan terus diperkuat melalui perencanaan terpadu, pengawasan pelaksanaan program, serta evaluasi berkala guna memastikan keberlanjutan program benih jagung di daerah.
Upaya itu diharapkan tidak hanya meningkatkan produktivitas komoditas jagung, tetapi juga memperkuat fondasi ketahanan pangan serta mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis sektor pertanian di Maluku.
Pewarta: Winda HermanUploader : Moh Ponting
COPYRIGHT © ANTARA 2026