Ambon (ANTARA) -

PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry (Persero) Cabang Ambon, Maluku, mengoperasikan layanan penyeberangan selama 24 jam di lintasan Hunimua–Waipirit setiap akhir pekan guna meningkatkan pelayanan transportasi laut dan memperlancar distribusi logistik ke Pulau Seram.

“Kalau semua kapal sudah selesai docking, kami rencanakan menyiapkan layanan 24 jam ini akan dikoordinasikan dengan Dishub, Panca Karya, dan BPTD agar di akhir pekan, khususnya Jumat, Sabtu, dan Minggu, bisa dioptimalkan operasi 24 jam,” kata General Manager (GM) ASDP Ambon Syamsuddin Tanassy, di Ambon, Senin.

Ia mengatakan, rencana tersebut sementara dikoordinasikan bersama Dinas Perhubungan, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD), serta PT Panca Karya yang juga menjadi operator di lintasan Hunimua–Waipirit.

Ia menjelaskan, pengoperasian kapal selama 24 jam direncanakan mulai diterapkan pada momen akhir pekan, termasuk saat libur Idul Adha dan pekan-pekan berikutnya.

Menurutnya, kebijakan tersebut bertujuan mempermudah mobilitas masyarakat Pulau Seram yang ingin beraktivitas di Kota Ambon tanpa harus terkendala jadwal penyeberangan.

Selain mendukung mobilitas penumpang, layanan 24 jam juga diharapkan dapat memperlancar distribusi logistik, khususnya kebutuhan pokok seperti sembako dan sayur-mayur dari Pulau Seram menuju Ambon.

“Kenapa dilakukan 24 jam? Agar masyarakat Seram bisa datang ke Kota Ambon saat akhir pekan dan setelah selesai bisa kembali lagi langsung, jadi angkutan logistik bisa lancar dan mempermudah masyarakat yang mau bepergian di akhir pekan juga,” ujarnya.

ASDP Ambon menargetkan layanan penyeberangan 24 jam tersebut dapat diterapkan secara rutin setiap akhir pekan pada minggu pertama, kedua, hingga minggu ketiga setiap bulan, khususnya di lintasan Hunimua–Waipirit.

Saat ini, pihak ASDP masih melakukan pembahasan teknis bersama seluruh pemangku kepentingan terkait kesiapan armada, jadwal operasional, hingga dukungan pengawasan pelabuhan agar layanan 24 jam dapat berjalan optimal dan aman bagi pengguna jasa penyeberangan.



Pewarta: Winda Herman
Editor : Daniel

COPYRIGHT © ANTARA 2026