Program pemerintah yang membangun infrastruktur dasar khususnya jalan di wilayah Kecamatan Babar, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD)  menunjang pengembangan sektor pariwisata di daerah itu.

"Ada objek-objek wisata alam yang potensial di sana seperti air terjun Waepune di Desa Tela yang semestinya dikelola secara maksimal karena akses jalan dan jembatan masuk ke desa mulai dibangun," kata anggota komisi III DPRD Maluku, Anos Yeremias di Ambon, Kamis.

Menurut dia, pihak Balai Pelaksana Jalan Nasonal (BPJN) XVI/ Maluku-Maluku Utara kini sudah memulai program pembangunan jalan dari Tepa, ibu kota Kecamatan Babar menuju Desa Tela dan diteruskan ke desa-desa lainnya.

"Saya sudah mengunjungi lokasi wisata di desa itu saat melakukan agenda pengawasan dan akan berupaya memperjuangkan anggaran untuk pembangunan akses jalan maupun sarana prasarana pendukung yang lebih memadai," ujar Anos.

Sedangkan, Kades Tela, L. Imuly mengatakan, sumber air terjun Waepne berasal dari pegunungan dan mengalir menembusi lubang batu karang hingga terjatuh setinggi 50 meter.

"Pada bagian bawahnya terdapat kolam pemandian alami, dan struktur bebatuannya juga tidak licin sehingga mempermudah pengunjung untuk mendaki sampai pada bagian atasnya," ujar Imuly.

Selama ini warga dari pusat kota kecamatan serta desa-desa sekitar sering berkunjung untuk mandi dan berekreasi di lokasi tersebut.

Dia menambahkan, untuk mengelola objek wisata alam ini lebih maksimal maka dibutuhkan campur tangan pemerintah kabupaten (Pemkab) MBD. Namun,  sejauh ini belum ada perhatian serius dari instansi terkait, apalagi satu unit rumah singgah di lokasi itu sudah mulai mengalami kerusakan.

 

Pewarta: Daniel Leonard

Editor : Lexy Sariwating


COPYRIGHT © ANTARA News Ambon, Maluku 2021