Ambon (Antara Maluku) - Wakil Gubernur Maluku, Said Assagaff berharap pelaksanaan pemilihan kepala daerah atau pilkada di Kabupaten Maluku Tengah pada Rabu (4/4) akan berkualitas dan bermartabat.

"Saya berharap Pilkada Maluku Tengah (Malteng) berjalan lancar dan aman berkualitas dan bermartabat, sehingga menjadi contoh bagi daerah lainnya di Maluku," katanya, saat dikonfirmasi ANTARA, di Ambon, Selasa.

Assagaff meminta masyarakat di kabupaten tertua di Maluku itu untuk memilih sesuai dengan hati nurani, sehingga terpilih pimpinan yang amanah dan mampu membangun daerah itu lima tahun mendatang.

"Jangan ada intervensi pihak mana pun termasuk tim sukses masing-masing pasangan calon. Biarlah masyarakat memilih berdasarkan hati nurani dengan mempertimbangkan visi dan misi yang diusung masing-masing kandidat," katanya.

Ditanya tentang keterlibatan sebagai pegawai negeri sipil (PNS) dan pimpinan satuan perangkat daerah (SKPD) di Malteng sebagai tim sukses pasangan tertentu, Wagub menegaskan akan ditindak tegas berdasarkan aturan dan ketentuan hukum yang berlaku.

"PNS harus netral dan tidak boleh memihak, apalagi terlibat menjadi tim sukses pasangan tertentu dan melakukan intimidasi terhadap masyarakat untuk memilih pasangan tertentu," katanya.

Wagub juga menyatakan akan ada tim evaluasi seluruh PNS dan SKPD di Malteng yang terlibat melakukan politik praktis.

Selain itu, lima pasangan Calkada bersama tim pemenangan juga diminta menaati rambu-rambu serta aturan yang dikeluarkan KPU, sehingga pilkada berlangsung aman, damai serta bebas dari intimidasi dan kecurangan, sekaligus menjadi contoh bagi daerah lain di Maluku.

"Berbagai kecurangan yang terjadi hendaknya disikapi dan ditindaklanjuti oleh Panitia Pengawas, sehingga tidak menimbulkan ekses nelatif di masyarakat, terutama terjadi bentokkan antarpendukung masing-masing pasangan," katanya.

Pilkada Malteng diikuti lima pasangan Bupati - Wakil Bupati berdasarkan pengundian nomor urut pada 3 Maret 2012 yakni satu Jusuf Latuconsina-Liliane Aitonam (INA AMA), selanjutnya Muhammad Makmur Tamani - Philip Halattu (MATA HATI), Abua Tuasikal - Marlattu Leleury (TULUS), Lutfy Sanaky - Nancy Purmiasa (SANPURNA), dan Ny Anna Latuconsina - Chistian Leihittu (MANIS).

Pasangan "INA AMA" diusung Partai Demokrat, Hanura, PAN dan PPP ditambah Barnas dan PDS yang tidak miliki kursi di DPRD Maluku Tengah, "TULUS"(PKS, PKB dan Partai Merdeka), "MATA HATI" (13 partai politik dengan 36.609 suara), "SANPURNA" (PDI Perjuangan dan PBR) dan "MANIS"(tercatat merupakan satu - satunya pasangan calon dari jalur independen).

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Maluku Tengah, La Alwi memastikan logistik kebutuhan Pilkada setempat telah berada di 650 TPS yang tersebar pada 17 kecamatan dengan 178 desa maupun kelurahan.

Sementara Daftar pemilih Tetap (DPT) yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Maluku Tengah pada 4 April 2012 sebanyak 281.291 orang, di mana 142.083 orang adalam pemilih perempuan dan pria 139.291 orang.

Pilkada Maluku Tengah dilaksanakan untuk memilih pengganti Bupati, Abdullah Tuasikal dan Wakil Bupati, Imanuel Seipalla yang masa jabatan mereka untuk periode kedua berakhir pada tanggal 13 Juli 2012.

Pewarta: James F. Ayal
: John Nikita S

COPYRIGHT © ANTARA 2026