Ketua KPU Kota Tual, Hamra renleuw saat dikonfirmasi dari Ambon, Kamis, membenarkan 25 relawan tersebut telah disebar ke sejumlah wilayah untuk melakukan sosialisasi Pemilu kepada masyarakat. Diharapkan hasilnya dapat meningkatkan partisipasi para pemilih mensukseskan pesta demokrasi yang akan berlangsung pada 9 April 2014 tersebut.
"Mereka telah disebar untuk melakukan sosialisasi sejak sepekan terakhir, terutama di daerah yang jauh dari ibu kota serta sulit jaringan komunikasi dan informasi, sehingga diharapkan masyarakat dapat mengerti dan memahami serta berpartisipasi aktif pada hari pemungutan suara 9 April mendatang," katanya.
Para relawan tersebut setelah lolos seleksi pada November 2013, selanjutnya telah menjalani pembekalan dan bimbingan teknis yang dilakukan oleh KPU Maluku akhir Februari lalu, dengan berpatokan pada modul dari KPU Pusat.
Selain sosialisasi tata cara pemilihan, para relawan demokrasi juga akan bekerja sama dengan Panwaslu Maluku Tengah maupun komponen bangsa lainnya yang memantau pelaksanaan Pemilu 2014.
"Program relawan demokrasi ini sangat strategis untuk meningkatkan partisipasi pemilih terutama bagi daerah-daerah dengan karakteristik wilayah kepulauan yang diperhadapkan dengan sulit transportasi maupun maupun akses jaringan informasi dan telekomunikasi," tandasnya.
Pembentukan relawan demokrasi bertujuan meningkatkan kualitas pemilu, partisipasi pemilih, kepercayaan publik terhadap proses demokrasi serta membangkitkan kesukarelaan masyrakat sipil dalam agenda pemilu dan demokratisasi di provinsi Maluku.
Pogram ini digagas KPU Pusat dan diimplementasikan KPU Provinsi dan kabupaten kota se Indonesia melibatkan kelompok masyarakat yang berasal dari lima segmen pemilih strategis.
"Lima segmen pemilih strategis yaitu pemilih pemula, kelompok agama, kelompok perempuan, penyandang disabilitas dan kelompok pinggiran. Mereka dibentuk disetiap segmen yang kemudian menjadi penyuluh pada setiap komunitas," tandas Hamra.
Dia berharap kinerja para relawan demokrasi ini dapat berdampak besar terutama menciptakan pesta demokrasi yang berkualitas terutama mendorong peningkatan partisipasi maupun kualitas pemilih untuk memilih anggota DPD RI, DPR RI, DPRD Provinsi Maluku serta DPRD Kota Tual, pada 9 April 2014 mendatang.
"Pemilu di Kota Tual Maluku diharapkan berjalan lancar, sukses dan berkualitas serta terpilih wakil rakyat baik di DPR RI, DPD RI, DPRD Maluku maupun DPRD setempat yang memiliki kapabilitas, kualitas serta tanggung jawab besar untuk memperjuangkan peningkatan kualitas kehidupan masyarakat lima tahun mendatang," kata Hamra.
Pileg di Kota Tual pada 9 April 2014 akan diikuti 240 orang calon dengan memperebutkan 25 kursi di DPRD setempat, dengan jumlah pemilih sebanyak 41.863 orang dan tersebar di 158 tempat pemungutan suara (TPS).
KPU Kota Tual juga telah menyurati KPU Maluku untuk menghapus nama tiga orang caleg untuk pemilihan DPRD setempat, karena meninggal dunia, sehingga tersisa 237 orang caleg.
Pewarta: James F. Ayal: John Nikita S
COPYRIGHT © ANTARA 2026