Selasa, 22 Agustus 2017

Presiden Mendongeng Untuk Anak-Anak di Istana

id Presiden
Presiden Mendongeng Untuk Anak-Anak di Istana
Presiden mendongeng untuk ratusan anak-anak sekolah di halaman Istana Negara, Jakarta, Rabu (17/5) (BKLM Kemendikbud)
Jakarta, 18/5 (Antara Maluku) - Presiden Joko Widodo mendongeng untuk anak-anak di Halaman Istana Merdeka Jakarta, Rabu, sebagai upaya untuk memperkenalkan kepada mereka bahwa Indonesia kaya dengan cerita dan dongeng Nusantara.

"Saya mendongeng sebuah cerita, cerita Nusantara mengenai Lutung Kasarung pada anak-anak. Melalui cerita itu saya hanya ingin menyampaikan bahwa negara ini memiliki dan kaya cerita-cerita, dongeng-dongeng di setiap daerah ada semuanya," kata Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Acara Gemar Membaca dalam rangka Hari Buku Nasional Bersama Presiden Republik Indonesia itu digelar di Halaman Tengah Istana Merdeka.

"Betapa beragamnya dari sisi suku kita, agama kita, budaya kita yang melahirkan cerita seperti yang saya sampaikan Lutung Kasarung, Malin Kundang, Sangkuriang, Roro Jonggrang, Raja Ampat. Inilah cerita yang selain itu masih banyak lagi, sehingga minat baca anak lebih baik lagi," katanya.

Presiden sekaligus meminta kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan agar cerita dan dongeng Nusantara itu disebarkan dan disampaikan kepada anak-anak sejak dini.

Dengan begitu, nilai moral, nilai etika, kesantunan, kejujuran, nilai keberanian, tumbuh di kalangan anak-anak Indonesia karena cerita-cerita yang baik tersebut.

"Hari ini saya perlu sampaikan sesuai dengan janji saya pada seluruh pegiat literasi, pegiat minat baca, setiap bulan nanti ada satu hari kita bisa mengirimkan buku ke pelosok Tanah Air lewat Kantor Pos tanggal 20 dan itu digratiskan. Pada bulan ini tanggal 20, dan setiap bulannya tanggal 17," katanya.

Presiden sangat berharap upaya tersebut akan memperkuat minat baca anak-anak Indonesia karena buku sampai ke daerah itu bisa lebih murah.

"Karena kita tahu ongkos kirim dari kota ke desa dari Jawa ke luar Jawa lebih mahal dari harga bukunya," katanya.

Editor: John Nikita

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga