Keterangan yang dihimpun ANTARA, korban saat pencoblosan mencoba mengajak sekelompok massa untuk memilih kandidat lain di luar kesepakatan dengan warga.
Padahal, warga sudah sepakat untuk memberikan suara kepada kandidat nomor urut 3, yakni pasangan Lukas Enembe-Klemen Tinal.
Massa kemudia mengamuk dan mengeroyok anggota dewan dari Partai Golkar itu hingga tewas akibat luka-luka yang diderita.
Sebelum terjadi pengeroyokan, korban mengajak warga untuk memilih kandidat nomor urut 6, yakni pasangan Habel Melkias Suwae-Yop Kogoya. (E006)
Pewarta: ANTARA: John Nikita S
COPYRIGHT © ANTARA 2026