Ambon (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon menyiapkan pembangunan sirkuit balap pada penyelenggaraan Pekan Olahraga Kota (Porkot) pada akhir 2026 sebagai upaya meningkatkan daya saing atlet lokal.

Kepala Dispora Kota Ambon Richard Luhukay, di Ambon, Senin mengatakan sebagian besar sarana olahraga yang ada saat ini belum memadai dan pemanfaatannya masih bersifat episodik, padahal potensi untuk kegiatan rutin dan pembinaan atlet cukup besar.

“Kita melihat pemanfaatan fasilitas olahraga saat ini masih sangat terbatas, sementara kebutuhan pembinaan atlet secara berkelanjutan terus meningkat,” kata dia.

Ia mengakui keterbatasan fiskal pusat dan daerah menjadi tantangan dalam percepatan pembangunan infrastruktur olahraga. Namun demikian, Dispora terus mencari alternatif pembiayaan agar program strategis tetap berjalan.

“Kita tidak hanya bergantung pada anggaran pemerintah. Saat ini kami sedang mengkaji berbagai model kerja sama dengan pihak swasta maupun organisasi olahraga profesional, untuk pembangunan sirkuit balap tersebut,” ujarnya.

Luhukay menjelaskan pihaknya telah berkoordinasi dengan Ikatan Motor Indonesia (IMI) Cabang Kota Ambon sejak tiga bulan terakhir. Beberapa lokasi potensial, khususnya lahan milik Pemkot Ambon, tengah diverifikasi secara teknis.

Jika pembangunan sirkuit terealisasi, Kota Ambon berpeluang menjadi tuan rumah ajang balap tingkat nasional bahkan internasional.

“Sirkuit yang direncanakan akan memenuhi standar teknis dan keamanan Federasi Motor Internasional (FIM), sehingga dapat menjadi daya tarik sport tourism di Maluku,” ujar Kadispora.

Disamping itu kata dia, saat ini Pemkot Ambon tengah menyusun perencanaan teknis pelaksanaan kegiatan Porkot 2026, mulai dari penetapan waktu penyelenggaraan pada semester kedua 2026 hingga pemenuhan kebutuhan sarana, prasarana, dan dukungan anggaran.

Dispora kata dia juga memperkuat koordinasi dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Ambon untuk menetapkan cabang olahraga yang dipertandingkan, menyusun jadwal kompetisi, menetapkan standar teknis pertandingan, serta menyiapkan mekanisme seleksi atlet.

“Kota Ambon dalam waktu dekat akan menggelar rapat kerja bersama seluruh pengurus cabang olahraga untuk menyusun jadwal, standar teknis, serta mekanisme seleksi atlet,” tuturnya.

Selain itu, Pemkot Ambon melakukan evaluasi dan pemetaan terhadap kondisi sarana dan prasarana olahraga yang tersedia, baik milik pemerintah daerah maupun fasilitas yang berpotensi dimanfaatkan melalui kerja sama.

Upaya peningkatan dan optimalisasi fasilitas olahraga juga terus didorong agar venue yang ada dapat digunakan secara maksimal selama pelaksanaan Porkot. Di sisi pembinaan, Porkot diarahkan sebagai ajang pemetaan potensi atlet muda Kota Ambon yang selanjutnya akan dibina secara berkelanjutan untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi Maluku (Popmal).

Untuk memastikan kelancaran kegiatan, Pemkot Ambon turut memperkuat koordinasi lintas organisasi perangkat daerah, termasuk dukungan keamanan, kesehatan, dan transportasi, serta membuka peluang kemitraan dengan pihak swasta dan sponsor guna mengatasi keterbatasan anggaran dan mendukung suksesnya penyelenggaraan Porkot 2026.



Pewarta: Ode Dedy Lion Abdul Azis
Uploader : Moh Ponting

COPYRIGHT © ANTARA 2026