Ambon (ANTARA) - Sebanyak 267 personel gabungan dikerahkan untuk memperkuat pengamanan di sejumlah pelabuhan di Ambon guna mengantisipasi lonjakan penumpang pada arus balik Lebaran 2026.
Kepala Bidang Lalu Lintas Laut KSOP Kelas I Ambon, Iyan Ashari, di Ambon, Senin mengatakan penguatan pengawasan dilakukan secara terpadu oleh berbagai instansi untuk memastikan keamanan, keselamatan, dan kelancaran aktivitas pelayaran selama periode arus balik.
Ia menjelaskan, total 267 personel tersebut terdiri atas KSOP Kelas I Ambon sebanyak 118 personel, Distrik Navigasi Tipe A Kelas I Ambon 17 personel, BPTD Kelas II Maluku empat personel, Dinas Perhubungan Provinsi Maluku 10 personel, kepolisian delapan personel, Basarnas Ambon enam personel, BMKG Maritim Ambon 12 personel, Pelindo Regional empat sebanyak 22 personel, Pelni Cabang Ambon sembilan personel, Pangkalan PLP Tual tujuh personel, Karantina Kesehatan Pelabuhan Kelas I Ambon 38 personel, serta Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Maluku 16 personel.
“Penguatan pengawasan ini menjadi prioritas utama, terutama pada saat kedatangan dan keberangkatan kapal laut yang meningkat selama masa arus balik Lebaran,” kata dia.
Ia menambahkan, berdasarkan laporan posko angkutan Lebaran 2026 hingga 23 Maret 2026 pukul 08.00 WIT, jumlah kumulatif penumpang angkutan Lebaran 2026 tercatat sebanyak 35.417 orang. Angka tersebut meningkat dibandingkan tahun 2025 yang tercatat sebanyak 22.126 orang.
Berdasarkan data pergerakan penumpang per titik pelabuhan di Ambon per 23 Maret 2026 pukul 08.00 WIT, aktivitas tertinggi tercatat di Dermaga Yos Sudarso dengan jumlah penumpang naik sebanyak 13.263 orang dan penumpang turun sebanyak 9.624 orang.
Sementara itu, di Dermaga Slamet Riyadi tercatat penumpang naik sebanyak 5.924 orang dan penumpang turun sebanyak 6.699 orang. Pada Dermaga Dr Siwabessy (Gudang Arang) tercatat penumpang turun sebanyak 441 orang, sedangkan di Dermaga Galala tercatat penumpang naik sebanyak 845 orang dan penumpang turun sebanyak 906 orang.
Dirinya menambahkan, pergerakan penumpang angkutan Lebaran 2026 didominasi oleh sejumlah daerah asal perjalanan yakni Namlea, Banda, dan Bau-Bau. Adapun daerah tujuan perjalanan terbanyak meliputi Namlea, Banda, dan Sorong.
Lebih lanjut, ia menyebutkan puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 31 Maret 2026 dengan kedatangan dan keberangkatan tiga kapal di Dermaga Yos Sudarso, sehingga pengawasan dan pengamanan akan semakin diperketat.
KSOP Kelas I Ambon terus melakukan pemantauan dan pelayanan terhadap pergerakan penumpang selama periode angkutan Lebaran guna memastikan kelancaran arus transportasi laut di wilayah tersebut.
Pewarta: Ode Dedy Lion Abdul AzisUploader : Moh Ponting
COPYRIGHT © ANTARA 2026