Kamis, 19 Oktober 2017

Pemkot Ternate Bangun Gudang Pertanian

id Ternate, Pertanian
Ternate, 11/10 (Antara Maluku) - Pemerintah Kota Ternate, Maluku Utara, memprogramkan pembangunan gudang penampungan komoditas pertanian dan perikanan untuk menjaga kestabilan harga kedua jenis komoditas itu di pasaran.

"Kebutuhan komoditas pertanian dan perikanan di Ternate sebagian besar harus didatangkan dari daerah lain sehingga keberadaan gudang penampungannya di Ternate sangat dibutuhkan," kata Kepala Dinas Penindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Ternate, Nuriyadin A. Rahman, di Ternate, Rabu.

Para pedagangan komoditas pertanian dan perikanan di Ternate selama ini tidak berani mendatangkan kedua komoditas itu dalam jumlah besar, karena tidak ada gudang penampungannya di Ternate, akibatnya sering terjadi kelangkaan stok yang kemudian memicu lonjakan harga.

Menurut dia, pembangunan gudang penampungan komoditas pertanian dan perikanan tersebut, juga merupakan tindak lanjut dari program kerja sama segi tiga emas antara Kota Ternate dengan Kota Tidore Kepulauan dan Kabupaten Halmahera Barat di bidang pertanian, perikanan dan pariwisata.

Dalam program kerja sama segi tiga emas itu, Kota Ternate akan menjadi pasar komoditas pertanian dan perikanan dari Kota Tidore Kepulauan dan Kabupaten Halmahera Barat, yang untuk menampung komoditas dari kedua daerah itu, Ternate harus menyiapkan gudang penampungan.

Nuryadin belum menyebutkan alokasi anggaran untuk pembangunan gudang penampungan komoditas pertanian dan perikanan tersebut, namun dipastikan akan direalisasi pada 2018 dan diprogramkan sebanyak tiga gudang penampungan.

Ketiga gudang penampungan komoditas pertanian dan perikanan itu, rencananya masing-masing akan dibangun di Dufa-Dufa, Kecamatan Kota Ternate Utara, Fitu, Kecamatan Kota Ternate Selatan dan Sulamadaha, Kecamatan Ternate Pulau, yang kesemuanya akan dilengkapi fasilitas cold storage.

"Gudang penampungan komoditas pertanian dan perikanan tersebut, tidak hanya akan dimanfaatkan untuk menampung komoditas dari Kota Tidore Kepulauan dan Kabupaten Halmahera Barat, tetapi juga dari daerah lainnya yang selama ini menjadi sumber pasokan bagi kebutuhan komoditas pertanian dan perikanan di Ternate, seperti dari Halmahera Timur dan Sulawesi Utara," katanya menambahkan.

Editor: John Nikita

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga