Gubernur: Perayaan HUT Brimob Kebanggaan Bagi Maluku

Gubernur: Perayaan HUT Brimob Kebanggaan Bagi Maluku

Komandan Korps Brimob Irjen Pol Murad Ismail (kanan) menyalami para penerjun gabungan TNI dan Polri usai melakukan latihan penerjunan dalam rangka persiapan puncak HUT ke-72 Korps Brimob Polri, di Lapangan Polda Maluku, Tantui, Ambon, Minggu (12/11). Puncak HUT ke-72 Korps Brimob Polri akan dipusatk

Ambon, 14/11 (Antara Maluku) - Gubernur Maluku, Said Assagaff menyatakan, perayaan HUT ke-72 Brimob di Kota Ambon pada 14 November 2017 merupakan kebanggaan bagi Maluku, karena biasanya diselenggarakan di Jakarta sebagai ibu kota Indonesia maupun kota besar lainnya di pulau Jawa.

"Pemerintah provinsi (Pemprov) maupun rakyat Maluku bangga dipercayakan merayakan HUT Brimob ke-72 yang dihadiri Kapolri, Jenderal Pol. Tito Karnavian," katanya, di Ambon, Selasa.

Karena itu, kebanggaan tersebut harusnya diwujudnyatakan dengan mempersiapkan generasi muda agar nantinya bisa menjadi prajurit Brimob hingga mengukir jenjang karir sebagai Komandan Korps Brimob Polri, yang saat ini dipercayakan kepada putra terbaik Indonesia asal Maluku yakni Irjen Pol Murad Ismail.

"Tidak mudah daerah dipercayakan menjadi tuan rumah pelaksanaan perayaan HUT pasukan elite Polri sehingga ini merupakan kebanggaan yang harus diwujudkan dengan memotivasi generasi muda Maluku menjadi prajurit sebanyak mungkin," ujar Gubernur.

Disinggung kemungkinan perayaan HUT ke-72 Brimob bernuansa politik karena Irjen Murad Ismael merupakan salah satu bakal calon (Balon) Gubernur Maluku yang telah direkomendasikan sejumlah partai politik (Parpol), dia menjelaskan, jangan berpikiran sempit karena institusi kepolisian dilarang berpolitik praktis.

"Kepercayaan menyelenggaakan perayaan HUT di Kota Ambon telah diprogramkan sejak lama sehingga jangan dicampuradukkan dengan Pilkada Maluku pada 27 Juni 2018. Saya sering dikomunikasikan tentang rencana perayaan Brimob di Kota Ambon sehingga harus berpikir positif karena ini terkait institusi penegak hukum," tandasnya.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian mengemukakan, dipilihnya Ambon sebagai tempat perayaan HUT ke- 72 Brimob karena merupakan kota strategis yang dari aspek teritori ternyata lengkap infrastrukturnya untuk kepentingan mobilisasi pasukan bila terjadi dinamika di salah satu wilayah kawasan Timur Indonesia.

"Pertimbangan sistem manajemen operasional Polri memungkinkan Ambon yang lengkap infrastrukturnya mampu mendukung pergerakan pasukan," katanya.

Kota Ambon diprogramkan sebagai pusat pangkalan gerak untuk mendukung pengamanan di kawasan Timur Indonesia.

"Penempatan pasukan di Kota Ambon strategis untuk mengawasi dinamika di Papua maupun Maluku Utara yang berbatasan dengan Filipina," tegas Kapolri.

Perayaan HUT ke-72 Brimob dipusatkan di lapangan upacara Polda Maluku, Letkol Pol (Purn) CH. Tahapary, Tantui.