Ambon (ANTARA) - Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena, memastikan program pemerataan akses air bersih akan terus dilanjutkan, termasuk pada tiga titik wilayah prioritas yang masih bermasalah seperti Karang Panjang, Batu Merah dan Pandan Kasturi.

“Target pemerintah, paling tidak seluruh masyarakat Kota Ambon bisa terakses dengan air bersih yang disediakan oleh Perumdam Tirta Yapono. Karena itu kita harus bekerja bersama Perumda Tirta Yapono untuk terus membuka jaringan air bersih kepada masyarakat,” kata Bodewin di Ambon, Senin.

Ia mengapresiasi capaian Perumdam Tirta Yapono yang telah menghadirkan layanan air bersih di dua titik yakni Negeri Halong dan Passo, Kecamatan Baguala. 

Menurutnya, kerja keras jajaran Perumda tersebut menjadi bagian penting dalam upaya pemenuhan kebutuhan dasar warga.

“Dua titik air bersih yang sudah kita buka, karena itu kami menyampaikan apresiasi kepada jajaran Perumdam Tirta Yapono yang hari ini bersama-sama dengan kita. Terima kasih banyak atas kerja keras kalian,” ujarnya.

Namun demikian, Bodewin menyoroti masih buruknya layanan air bersih di wilayah konsesi PT Dream Sukses Airindo (DSA), seperti di Kelurahan Karang Panjang, Negeri Batu Merah, dan Pandan Kasturi. Ia menegaskan perlunya koordinasi lintas pihak untuk mengatasi persoalan tersebut.

“Wilayah konsesi PT DSA masih menjadi titik keluhan masyarakat. Saya minta asisten terkait bersama Plt Direktur Perumda Tirta Yapono lakukan koordinasi dengan PT DSA,” katanya menegaskan.

Ia menambahkan, bersama Wakil Wali Kota Ambon Ely Toisutta, pihaknya akan terus mengupayakan pemerataan akses air bersih di seluruh wilayah Kota Ambon selama masa kepemimpinan.

“Masih ada titik-titik lain yang menunggu. Tapi kami akan terus berupaya semaksimal mungkin selama lima tahun ini untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, termasuk air bersih,” ucap Bodewin. 



Pewarta: Winda Herman
Editor : Ikhwan Wahyudi

COPYRIGHT © ANTARA 2026