Ambon (Antara Maluku) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Maluku menerima Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) akhir masa jabatan Gubernur Karel Albert Ralahalu periode 2008-2013 serta LKPJ tahun anggaran 2012.
Penyampaian rekomendasi dewan atas persetujuan LKPJ tersebut berlangsung dalam rapat paripurna khusus yang dipimpin Ketua DPRD Maluku, M. Fatani Sohilauw di Ambon, Rabu.
Sedangkan Sekretaris DPRD Michael Rumanjak, dalam rapat tersebut membacakan seluruh rangkaian proses pembahasan LKPJ yang telah dilakukan DPRD setelah disampaikan Gubernur Karel Albert pada tanggal 24 Juni 2013 lalu.
Gubernur Karel Albert Ralahalu pada periode kepemimpinan 2008-2013 berpasangan dengan Wakil Gubernur Said Assagaff.
Fatani mengatakan, DPRD dalam melakukan pembahasan tersebut telah membentuk Panitia Khusus (Pansus) dan selanjutnya guna memaksimalkan waktu kerja, pada tanggal 22 Juli lalu dibentuk lagi dua Panitia Kerja (Panja).
Untuk struktur panja LKPJ gubernur tahun 2012 ini beranggotakan Abraham Malioy (F-Golkar), Sudarmo bin Yasin (F-PKS), Asri Arman (F-Demokrat), Temmy Oersipuny (F- Amanah Pembangunan Nurani) dan Julius Makaruku dari F-Kebangsaan.
Sedangkan untuk perwakilan komisi di antaranya komisi Melkianus Sairdekut dari komisi A, Marcus Pentury komisi B, serta Muhammad Umarella dan Sabtu Ohoirait masing-masing dari komisi C dan D DPRD Maluku.
Kemudian untuk kompposisi Panja LKPJ akhir masa jabatan Gubernur Maluku dan Wakil Gubernur Maluku pereiode 2008-2013 beranggotakan Arnolis Laipenny (F-Golkar), Andreas Taborat (PDI Perjuangan), Suhfy Majid (F-PKS), Chairany Boften (F-Demokrat), Habiba Pellu (F-Kebangsaan) dan Ayu Hasanussy (F-APN).
Sedangkan perwakilan empat komisi diantaranya Lutfy Sanaky, Una Farida Umasugi, Everd Kermite dan Djafet Damamain.
Gubernur Maluku Karel Albert Ralahalu dalam kesempatan itu mengatakan pihaknya memberikan apresiasi yang tinggi kepada para wakil rakyatnya yang telah bekerja maksimal dalam membahas dokumen LKPJ dimaksud.
"Pemerintahan yang diharapkan masyarakat sebenarnya dapat mengoptimalasi keuangan dan menggenjot pendapatan daerah lewat peningkatan kantor pelayanan publik," katanya.
Karel Albert juga mengimbau seluruh warga Maluku untuk tetap memelihara nuansa pela gandong di daerah ini sehingga kerukunan tersebut tetap terbina secara baik.
