Malra (ANTARA) - Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun membuka Pelayanan Kesehatan bergerak gratis yang dilaksanakan Dinas Kesehatan Provinsi Maluku bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Tenggara, yang terpusat di Gereja Jemaat GPM Desa/Ohoi Ohoira, Kecamatan Kei Kecil Barat (6/11).
Kegiatan ini merupakan rangkaian pengembangan pendekatan pelayanan kesehatan bergerak gugus Pulau dan pelayanan kesehatan berbasis telemedicine dalam rangka menyongsong Hari Kesehatan Nasional Ke-61.
Bupati Thaher Hanubun didampingi forkopimda, kepala bidang pelayanan kesehatan Provinsi Maluku,Staf ahli, Asisten Setda, Pimpinan OPD, Para dokter spesialis penyakit dalam, dokter spesialis anak, dokter spesialis Obgyn, dokter spesialis saraf dan dokter spesialis bedah mulut,
Bupati menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kesehatan Provinsi Maluku yang melaksanakan program Pelayanan Kesehatan Bergerak (PKB) dengan melakukan pemeriksaan kesehatan gratis untuk masyarakat di Malra.
Bupati mengatakan kesehatan adalah hak fundamental setiap warga negara. Namun di akui daerah kepulauan seperti Maluku Tenggara akses terhadap layanan kesehatan berkualitas masih menjadi tantangan besar.
Ia menyampaikan risiko kematian ibu dan bayi serta prevalensi stunting di daerah sulit akses masih lebih tinggi dibandingkan daerah perkotaan.
Kondisi geografis dengan puluhan pulau tersebar, jarak tempuh yang jauh, keterbatasan transportasi dan distribusi tenaga kesehatan yang belum merata menjadi tantangan utama.
“Namun demikian pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan akses dan kualitas layanan melalui pengembangan pembangunan rumah sakit Pratama Kei Besar, penugasan khusus dokter, pemenuhan sarana prasarana, dan penguatan layanan KIA-gizi di RSUD Karel Sadsuitubun,” kata dia.
Bupati mengungkapkan, saat ini RSUD Karel telah memiliki 7 dokter spesialis dasar meliputi spesialis penyakit dalam, anak, obstetri dan ginekologi, bedah, radiologi, anestesi dan patologi klinis.
"Kami berharap dalam 3 hingga 4 tahun ke depan RSUD Karel akan memiliki tenaga dokter spesialis yang lebih lengkap,” harapnya.
Bupati juga menegaskan pembangunan kesehatan membutuhkan kolaborasi semua pihak, kepada para tenaga kesehatan teruslah agar terus berdedikasi dengan penuh pengabdian kepada masyarakat.
“Mari tingkatkan kesadaran menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, manfaatkan fasilitas kesehatan, ikuti Posyandu, pastikan imunisasi lengkap dan periksa kesehatan berkala,” katanya berpesan.
Kepada para tokoh masyarakat adat dan agama, Bupati mengharapkan dukungan untuk terus menyosialisasikan pentingnya kesehatan.
"Kesehatan adalah investasi paling berharga bagi pembangunan bangsa. Masyarakat yang sehat akan lebih produktif dan mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah," katanya.
Ia mengharapkan program pelayanan kesehatan bergerak ini dilaksanakan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Mari wujudkan bersama Maluku Tenggara yang sehat produktif dan sejahtera terima kasih kepada dokter spesialis tenaga kesehatan dan semua pihak atas dukungan dan kontribusinya,” pungkasbya.(DS).
Dinkes Maluku gandeng Pemda Malra gelar pelayanan kesehatan bergerak gratis
Kamis, 6 November 2025 14:15 WIB
Pelayanan Kesehatan bergerak gratis yang dilaksanakan Dinas Kesehatan Maluku bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Tenggara, terpusat di Gereja Jemaat GPM Desa/Ohoi Ohoira, Kecamatan Kei Kecil Barat (6/11). (Antara/HO-Pemkab Maura)
