Ambon (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku terus mengintensifkan upaya pembinaan dan kompetisi atlet muda sebagai langkah strategis menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2028 di Nusa Tenggara Timur–Nusa Tenggara Barat.
“Pemprov Maluku akan memperluas program kompetisi daerah, meningkatkan fasilitas latihan, dan memperkuat kolaborasi dengan KONI, sekolah olahraga, serta pihak swasta dalam mendukung pengembangan atlet potensial,” kata Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa dalam keterangan tertulis yang diterima di Ambon, Jumat.
Komitmen tersebut ditegaskan Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa usai menyaksikan langsung perjuangan atlet-atlet Maluku di ajang Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) 2025.
Berkaitan dengan hal itu kata dia, pemerintah menyiapkan langkah terukur dalam memperkuat pembinaan atlet menuju PON 2028 melalui perluasan program kompetisi daerah, peningkatan fasilitas latihan, serta kolaborasi lintas sektor.
Pemerintah berencana menghidupkan kembali ajang olahraga tingkat provinsi seperti Pekan Olahraga Provinsi Maluku (Popmal) dan berbagai kompetisi antarpelajar, termasuk O2SN serta liga olahraga pelajar daerah untuk cabang-cabang prioritas seperti atletik, voli, dayung hingga renang.
“Upaya ini juga melibatkan klub-klub lokal dan komunitas olahraga agar pembinaan berlangsung berkelanjutan dari akar rumput,” tuturnya.
Langkah strategis ini turut disertai penguatan kerja sama dengan KONI Maluku dalam membentuk tim pembinaan dan pencarian bakat terpadu, serta kemitraan dengan sekolah, universitas, dan pihak swasta untuk mendukung pembiayaan, penyediaan pelatih, dan beasiswa atlet berprestasi.
Pemerintah juga membuka ruang kolaborasi dengan BUMN dan Kementerian Pemuda dan Olahraga guna memperluas dukungan terhadap program pembinaan jangka panjang.
Tak hanya fokus pada atlet, Pemprov Maluku juga berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia keolahragaan melalui pelatihan pelatih, wasit, dan tenaga pendukung, serta program pengembangan kompetensi di bidang nutrisi, psikologi, dan manajemen olahraga.
Gubernur juga menyerukan agar seluruh elemen daerah bersatu dalam membangun ekosistem olahraga yang berkelanjutan.
“Pembangunan prestasi atlet adalah tanggung jawab bersama. Mari kita berkolaborasi, bahu-membahu, Pemerintah, kalangan olahraga, KONI, dan masyarakat. Bersama-sama, kita bentuk pahlawan-pahlawan baru Maluku,” pungkasnya.
