Ambon (ANTARA) -
Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, Maluku menyerahkan bantuan 14 ribu bibit cabai pada 10 kelompok tani di lima kecamatan sebagai upaya mendukung peningkatan produksi hortikultura sekaligus mengendalikan inflasi daerah.
“Bantuan yang diberikan berupa bibit cabai, pupuk, dan alat pertanian kepada kelompok tani di Kota Ambon untuk memberikan rangsangan agar mereka terus giat dan terbantu dalam proses produksi,” kata Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena di Ambon, Senin.
Ia menegaskan, bantuan tersebut bukan sekadar pembagian bibit, tetapi bagian dari langkah strategis Pemerintah Kota Ambon untuk meningkatkan produktivitas pangan lokal dan mengurangi ketergantungan pasokan luar daerah.
“Harapan kami, masyarakat tidak hanya menerima bantuan tetapi mampu merawat dan memanfaatkan bibit ini sehingga hasil panen dapat membantu kebutuhan keluarga dan menekan harga cabai di pasar,” ujarnya.
Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Kota Ambon Edward Dumatubun menambahkan, total anakan cabai yang diserahkan berjumlah sebanyak 14 ribu bibit.
Selain itu, bantuan lainnya diberikan kepada 10 kelompok tani berupa pupuk jenis nitrogen, fosfor dan kalium (NPK) dan kebutuhan pendukung lainnya.
“Ini diserahkan ke kelompok tani dari 10 kelompok itu yang mewakili lima kecamatan. Sementara anakan itu diberikan kepada masyarakat umum yang mengajukan permohonan secara resmi melalui surat ke Dinas Pertanian,” jelasnya.
Ia menegaskan, fokus bantuan bibit kali ini hanya pada komoditas cabai mengingat komoditas tersebut tercatat sebagai penyumbang inflasi tertinggi di Kota Ambon dalam beberapa bulan terakhir.
“Untuk anakan itu hanya cabai saja karena inflasi di Kota Ambon paling tinggi berasal dari cabai. Dengan bantuan ini, masyarakat diharapkan bisa memanen sendiri di rumah,” ucapnya.
Program bantuan ini diharapkan dapat mendukung kemandirian pangan rumah tangga sekaligus memperkuat ketahanan produksi pertanian skala lokal.
