Ambon (ANTARA) -

Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, Maluku, menyiapkan 462 jamaah calon haji (JCH) untuk keberangkatan ibadah haji 1447 H/2026 M melalui bimbingan manasik di Asrama Haji Waiheru, Ambon, Kamis (16/4). 

Wakil Wali Kota Ambon Ely Toisutta mengatakan manasik haji bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh kepada jamaah terkait pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.

"Manasik haji ini merupakan simulasi agar jamaah memiliki gambaran yang jelas mengenai proses ibadah di tanah suci, baik secara teoritis maupun praktis," ujarnya.

Ia menegaskan ibadah haji memerlukan kesiapan fisik dan pemahaman spiritual yang memadai, sehingga manasik menjadi bagian penting dalam pembekalan jamaah.

"Terapkan pola hidup bersih dan sehat, jaga kebugaran, serta perbanyak doa agar seluruh rangkaian ibadah nanti dapat berjalan lancar tanpa kendala kesehatan," kata di hadapan para calon haji. 

Kegiatan yang dikoordinasikan bersama Kantor Kementerian Agama Kota Ambon tersebut bertujuan meningkatkan kesiapan jamaah, baik dari sisi pengetahuan maupun kondisi fisik sebelum keberangkatan.

Pemkot Ambon juga menyiapkan dukungan penyelenggaraan haji, meliputi layanan kesehatan, bimbingan manasik, dukungan transportasi, serta tambahan uang saku bagi jamaah.

Ketua panitia manasik haji Kota Ambon Amir Latar menyampaikan jumlah peserta manasik sebanyak 462 orang, terdiri atas 176 laki-laki dan 286 perempuan.

Ia menyebutkan jamaah termuda atas nama Rizki Fauzia binti Alimuddin berusia 20 tahun 7 bulan, sedangkan jamaah tertua Abu Bakar Mewal bin H. Abdurrahman berusia 84 tahun 8 bulan.


 



Pewarta: Winda Herman
Editor : Luqman Hakim

COPYRIGHT © ANTARA 2026