Ambon (ANTARA) - Dinas Kesehatan Provinsi Maluku mengampanyekan pentingnya aktivitas fisik untuk mencegah penyakit tidak menular, seperti penyakit jantung, diabetes, dan obesitas.
Kepala Dinas Kesehatan Maluku dr. Elna Anakotta di Ambon, Senin, mengatakan kampanye tersebut bertepatan dengan peringatan Hari Aktivitas Fisik Sedunia yang diperingati setiap 6 April.
"Hari Aktivitas Fisik Sedunia ini menjadi pengingat bahwa aktivitas fisik bukan sekadar olahraga, tetapi bagian penting dari gaya hidup sehat yang harus dilakukan secara rutin," ujarnya.
Ia menjelaskan aktivitas fisik memiliki berbagai manfaat, antara lain menjaga kesehatan jantung, meningkatkan energi, membantu mengontrol berat badan, serta mengurangi stres dan meningkatkan kesehatan mental.
"Cukup dengan aktivitas sederhana seperti berjalan kaki, bersepeda, senam, atau melakukan pekerjaan rumah tangga secara aktif selama minimal 30 menit setiap hari, sudah memberikan dampak besar bagi kesehatan," katanya.
Menurut dia, kampanye tersebut juga menjadi upaya mendorong masyarakat membiasakan pola hidup aktif di tengah meningkatnya gaya hidup sedentari.
Dinas Kesehatan Maluku juga menggalakkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat melalui edukasi di sekolah, tempat kerja, dan komunitas.
Selain itu, pemerintah daerah menyediakan ruang terbuka publik yang mendukung aktivitas fisik, seperti taman, jalur pedestrian, dan fasilitas olahraga.
Ia berharap aktivitas fisik dapat menjadi kebiasaan sehari-hari masyarakat guna meningkatkan kualitas hidup.
"Kami ingin aktivitas fisik menjadi budaya di masyarakat Maluku, bukan hanya dilakukan saat peringatan tertentu, tetapi menjadi kebiasaan sehari-hari," ujarnya.
Pewarta: Ode Dedy Lion Abdul AzisEditor : Luqman Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026