Ambon (ANTARA) - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Maluku memperluas akses pembayaran elektronik untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) sekaligus mempermudah masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan.
Kepala Bapenda Maluku Djalaluddin Salampessy di Ambon, Jumat, mengatakan elektronifikasi pembayaran menjadi langkah konkret dalam meningkatkan penerimaan daerah.
"Perluasan sistem pembayaran elektronik atau elektronifikasi menjadi salah satu langkah konkret untuk meningkatkan PAD, sekaligus mempermudah masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan," ujarnya.
Menurut dia, peningkatan PAD juga dilakukan melalui penguatan regulasi serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
Ia mengatakan hal tersebut dalam rapat koordinasi pendapatan daerah di Jakarta yang membahas optimalisasi potensi pendapatan, termasuk pemanfaatan aset daerah.
Selain itu, Bapenda Maluku melakukan rekonsiliasi data bersama Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) di 11 kabupaten/kota melalui 12 Unit Pelaksana Wilayah untuk memastikan akurasi data penerimaan.
Dari sisi digitalisasi, berbagai kanal pembayaran telah disediakan, mulai dari ATM, layanan perbankan, e-Samsat, hingga aplikasi SIGNAL. Sistem elektronik juga telah diterapkan pada pajak air permukaan dan pajak alat berat.
"Elektronifikasi ini menjadi bagian dari transformasi layanan untuk meningkatkan transparansi, efisiensi, dan kemudahan akses bagi wajib pajak," katanya.
Terkait pajak kendaraan bermotor (PKB), ia mengakui capaian pada triwulan pertama 2026 untuk Jasa Raharja masih minus sekitar 20 persen, namun optimistis dapat mengejar target pada triwulan berikutnya.
Meski demikian, secara keseluruhan realisasi pajak daerah pada triwulan pertama 2026 tetap sesuai target.
Saat ini, target PAD Provinsi Maluku tahun 2026 ditetapkan sekitar Rp490 miliar.
Selain itu, Bapenda Maluku bersama Jasa Raharja menyiapkan program undian berhadiah bagi wajib pajak kendaraan yang taat selama lima tahun berturut-turut.
"Hadiah berupa emas 1 gram hingga 5 gram, dengan pengundian direncanakan pada Juli 2026," ujar dia.
Pewarta: Ode Dedy Lion Abdul AzisEditor : Luqman Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026