Ambon (ANTARA) - Seorang penumpang KM Dorolonda bernama John Saiya nekat terjun ke laut seputar perairan Tanjung Alang Pulau Ambon, Maluku, sekitar pukul 07.16 WIT namun berhasil ditemukan dalam kondisi selamat.
"Korban dilaporkan melompat ke laut dari atas dek tujuh KM Dorolonda karena teringat ibu kandungnya di Negeri Aboru, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah," kata Kasie Humas Polresta Pulau Ambon dan PP Lease, Ipda Moyo Utomo di Ambon, Minggu.
Ia mengatakan pemuda tersebut mengaku tidak biaa merelakan ibunya yang sudah tua tinggal sendirian karena sudah berpisah dengan suaminya Matheos Saiya.
Menurut dia, aksi nekat John Saiya dilakukan setelah Polresta Pulau Ambon menerima laporan nahkoda kapal milik PT. Pelni tersebut, Kapten Ridwan.
Baca juga: Penumpang penyeberangan Hunimua Ambon-Waipirit SBB Maluku sudah normal
Saat itu KM Dorolonda baru tiba dari Pelabuhan Ternate, Provinsi Maluku Utara dan merapat di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon pukul 03:00 WIT dan sejam kemudian penumpang dipersilahkan naik ke kapal, termasuk korban dan kakak perempuannya.
"Mereka berdua diantar ayahnya Matheos Saiya untuk berangkat ke Surabaya (Jatim)," ucapnya.
KM Dorolonda bertolak dari Pelabuhan Yos Sudarso Ambon sekitar pukul 07:16 WIT tujuan Pelabuhan Namlea, Baubau, Makassar, Surabay, dan Pelabuhan Tanjung Priok.
Korban bersama kakak perempuannya yang berada di deck tiga kapal tiba-tiba teringat ibu kandungnya dan tanpa berbicara apa-apa langsung naik ke deck tujuh lalu meloncat ke laut di sekitar perairan Tanjung Alang.
"Kapten kapal kemudia memutar bail arah kapal dan menurunkan sekoci untuk mencari korban dan akhirnya menemukan yang bersangkutan dalam kondisi selamat," jelas Moyo Utomo.
Baca juga: Penumpang arus balik dengan kapal di Malut pada H+5 capai 26.449 orang
Selanjutnya korban dibawa ke Kantor KSOP Klas 1 Ambon dan diserahkan kepada dua anggota keluarganya Ina Sarimanela dan Fhilip Akihari yang merupakan adik kandung ayah dan ibu korban.