Malra (ANTARA) - Pj Bupati Maluku Tenggara Samuel Huwae menekankan pentingnya penyelesaian seluruh kegiatan pengadaan barang dan jasa yang telah direncanakan pada 2024 menjelang audit BPK.
Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), terutama yang sering menjadi sampel pemeriksaan, untuk memastikan seluruh proses pengadaan diselesaikan sesuai ketentuan yang berlaku, kata dia di Maluku Tenggara, Senin.
Ia menekankan pentingnya perhatian khusus bagi OPD seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, serta Sekretariat DPRD dalam penyelesaian kegiatan tersebut.
"Fokus utama adalah pada pengadaan yang berkaitan dengan pembangunan fisik," ujarnya.
Ia mengimbau Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) untuk memantau secara ketat perkembangan setiap kegiatan pengadaan dan segera berkoordinasi dengan Inspektorat jika ditemukan kendala.
Selain itu, para OPD sampel harus segera memperbaiki tata kelola administrasi keuangan.
“Temuan-temuan BPK yang sering terjadi harus menjadi perhatian serius. Kita harus berupaya untuk terus memperbaiki sistem dan prosedur agar tidak terjadi kesalahan yang sama di tahun mendatang,” kata dia.
Ia berharap seluruh OPD di Maluku Tenggara dapat meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan publik. Temuan BPK diharapkan dapat menjadi masukan berharga untuk terus melakukan perbaikan dan pembenahan menuju birokrasi yang lebih baik.
“Kita berharap temuan BPK ini dapat menjadi nilai tambah bagi pemerintah daerah untuk terus melakukan pembenahan menuju birokrasi yang efektif, efisien dan andal,” ujarnya.
PJ Bupati Malra minta OPD selesaikan pengadaan jelang audit BPK
Sabtu, 11 Januari 2025 9:47 WIB
Pj Bupati Maluku Tenggara Samuel Huwae (Antara/HO-Pemkab Malra)
