Ambon, 27/6 (Antara Maluku) - Sejumlah pedagang kue pinggiran di kota Ambon, sejak pelaksanaan bulan suci Ramadhan 1437 Hijriah panen rejeki.
Pedagang kue saat ditemui di lokasi penjualan dekat jembatan di jalan Sultan Babullah, Ny.Rukiad, mengatakan, sudah hampir dua minggu sejak berjualan kue basah seperti bolu kukus, gogos, sakura, cucur, kue sus, tar susu dan wijan, ternyata meraup keuntungan lumayan.
Apalagi, berjualan kue diselingi dengan nasi kuning hingga sate.
"Hasil penjualan kue bisa meraup keuntungan antara Rp300.000 hingga Rp400.000/hari. Pokoknya lumayan," ujarnya.
Dia menjelaskan, kalau jenis kue wijan dan tar susu dijual Rp2.000/buah, beberapa jenis kue lainnya didagangkan Rp5.000/empat buah.
Sedangkan nasi kuning Rp12.000/piring dan sate Rp2.500/tusuk.
"Kami sudah berjualan sejak pukul 15.30 WIT dengan beberapa jenis kue basah dan sejumlah sirup seperti es cendol dan es buah-buah yang merupakan sajian utama berbuka puasa," kata Ny. Rukiad.
Khusus untuk jualan nasi kuning dan makanan lainnya, biasanya diantarkan anaknya pada pukul 17.00 WIT, selanjutnya dijual hingga pukul,23.00 WIT sebab diminati kalangan muda mudi.
Sedangkan, pedagung kue cucur maupun lumpia, Ny. Ida (45), mengatakan, sanggup membuat dua jenis tersebut masing - masing 200 buah.
Dua jenis kue itu dijual masing - masing Rp5.000/empat buah sehingga transaksi bisa mencapai Rp400.000/hari.
"Itu berarti saya meraup keuntungan dari kedua jenis kue ini sebesar Rp150.000 setelah dipotong modalnya," katanya.
