Ambon (ANTARA) - Hujan lebat yang mengguyur Kota Ambon sejak semalam telah merobohkan talud sepanjang 40 meter di kompleks perumahan Kate-Kate, Desa Hunuth, Kecamatan Teluk Ambon mengakibatkan tiga rumah terancam longsor.
"Seorang warga bernama Herman Sanusi menjelaskan talud setinggi 6 meter di kompleks perumahan tersebut roboh dan menimpa tiga rumah," kata Plh Kapolsek Teluk Ambon, Ipda Julkisno Kaisupy di Ambon, Jumat.
Tiga rumah warga yang di dalamnya terdapat 17 jiwa ini juga terancam longsong, termasuk dapur milik Herman Sanusi.
Setelah mendapat laporan, Plh Kapolsek Teluk Ambon bersama Bhabinlamtibmas desa Hunut Bripka Hariyanto Pasamba dan personil Polsek langsung turun ke TKP untuk mengecek bencana tanah longsor tersebut.
Untuk menghindari terjadinya korban jiwa, Plh Kapolsek mengimbau agar penghuni tiga rumah tersebut untuk berhati-hati dan apabila terjadi hujan sebaiknya mengosongkan rumah.
Mereka juga diimbau melapor ke Kepala Desa setempat maupun Kepala Kecamatan Teluk Ambon untuk ditindaklanjuti ke Badan Penanggulangan Bencana Daerh Kota Ambon.
"Dari kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, namun ada kerugian material berupa kerusakan pada dinding dan atap seng dapur korban," ujarnya.
Hujan lebat juga mengkibatkan pagar Kantor Basarnas Ambon juga roboh namun tidak sampai merusak sebuah mobil operasional yang sedang terpakir di sekitar tembok tersebut.
"Akibat hujan sejak semalam, pagar kantor kami roboh dan konidisi ini dipicu tidak adanya drainase sehingga air tidak mengalir ke laut," ujar Kepala Kantor Basarnas setempat, Muslimin.
