Monumen Gong Perdamaian Dunia ramai dikunjungi wisatawan lokal yang berasal dari berbagai kawasan di Pulau Ambon saat akhir pekan."Biasanya Gong Perdamaian paling ramai dikunjungi oleh masyarakat saat akhir pekan," kata Kepala Seksi Objek dan Daya Tarik Wisata (ODTW) Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Maluku, Maya Basalamah kepada ANTARA di Ambon, Jumat.Ia mengatakan, pada hari-hari biasa jumlah tiket masuk yang terjual rata-rata 75 lembar, sedangkan pada akhir pekan, khususnya Sabtu malam, bisa terjual 200 lembar.Harga tiket masuk kawasan Monumen Gong Perdamaian Dunia Rp5.000."Pendapatan Asli Daerah (PAD) setiap akhir pekan bisa mencapai Rp1 juta hingga Rp2 juta per hari," Maya Basalamah.Menurut dia, rata-rata pengunjung yang datang hanya untuk berfoto di depan Gong Perdamaian Dunia ketimbang melihat-lihat Museum Perdamaian yang berisi potret konflik horisontal yang terjadi di Maluku pada Januari 1999.Ia menambahkan, untuk mwningkatkan jumlah pengunjung Disbudpar Maluku akan menggelar permainan rakyat "Sahureka-Reka" di kawasan Gong Perdamaian Dunia pada 8 Oktober 2010.Sahureka-reka dimainkan oleh delapan orang menggunakan gaba-gaba (pelepah pohon sagu) yang digerakkan tangan untuk menjepit dan membuka berulangkali.Setiap pemain dituntut memiliki ketangkasan melompat-lompat untuk tidak terjepit gaba-gaba."Kegiatan ini akan diikuti oleh para pelajar di Kota Ambon dalam rangka memperingati Hari Pariwisata Internasional yang jatuh pada 27 September 2010," kata Maya Basalamah.Museum dan Monumen Gong Perdamaian Dunia diresmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada 25 November 2009.
Gong Perdamaian Ramai Dikunjungi Saat Akhir Pekan
Sabtu, 2 Oktober 2010 11:30 WIB
