Kepulauan Lucipara hanya dihuni oleh empat keluarga, tepatnya di pulau Maisel, satu di antara tujuh pulau yang membentuk gugusan kepulauan di wilayah Seram Bagian Barat, Maluku tersebut.Ini terungkap dari kegiatan sensus penduduk tahun 2010, yang dijadwalkan selama bulan Mei.Sensus lebih awal dilakukan di kepulauan yang bakal menjadi salah satu situs wisata andalan itu dengan pertimbangan kendala cuaca buruk, yang mungkin terjadi selama April-Juni, dan minimnya alat transportasi."Pendataan di Kepulauan Lucipara dilakukan tanggal 20 April lalu dan hanya didapati empat keluarga yang tinggal di pulau Maisel," kata Kepala BPS Maluku Bambang Kristianto di Ambon.Para penghuni Lucipara masing-masing Keluarga Bahar Bagong asal SBB dan keluarga Sadek Malawat asal Hitu (Maluku Tengah) dengan jumlah anggota keluarga masing-masing empat orang. Lainnya adalah Yamin Bagong dan Iki asal Banda, masing-masing dua anggota keluarga."Mereka telah mendiami pulau Maisel selama enam tahun dengan tingkat pendidikan tertinggi SMU dan terendah SD, mereka sehari-hari menggunakan bahasa Ambon Melayu," kata Kristianto.Ia mengakui kegiatan sensus di Kepulauan Lucipara dilakukan oleh seorang petugas, yang dikirim bersamaan dengan kunnjungan tim ekspedisi sebuah stasiun televisi swasta yang melakukan peliputan di kepulauan tersebut.Menurutnya, untuk mengirim tim pendata ke Lucipara diperlukan dana sekitar Rp40 juta, karena letak daerah itu yang jauh sekali dari Kota Ambon.Pada umumnya empat keluarga penghuni Lucipara berprofesi nelayan. Kepulauan itu sendiri telah dilirik investor karena memiliki keunikan dan bisa dikembangkan menjadi objek wisata."Sebenarnya sudah ada investor yang berkeinginan mengembangkan kepulauan Lucipara sebagai objek wisata, tetapi masalah transportasi yang sulit dan mahal membuatnya tertunda," kata Kristianto.Seperti di lokasi-lokasi wisata bahari lainnya di Maluku, Kepulauan Lucipara juga dipandang eksotik untuk kegiatan menyelam (diving) dan menikmati keindahan alam bawah laut.Bisa didatangi dengan menumpang kapal cepat dari Kota Ambon dalam waktu 360 menit, di bentangan pasir putih yang mengelilingi kepulauan itu juga dapat ditemukan pemandangan penyu-penyu yang sedang bertelur.
Lucipara Hanya Berpenghuni Empat Keluarga
Kamis, 6 Mei 2010 15:44 WIB
