Ternate (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara (Malut) menggelar kick off turnamen sepak bola usia dini dan remaja untuk melahirkan bibit-bibit atlet baru berbakat yang berkesempatan mendapatkan pembinaan lebih lanjut.
"Masyarakat kita sangat antusias terhadap olahraga sepak bola, meskipun perkembangan sepak bola di daerah ini belum begitu optimal. Namun kita ketahui bersama bahwa secara potensial, Malut memiliki banyak bibit-bibit pesepak bola yang handal dan telah banyak menorehkan nama baik di level Nasional," kata Asisten I Gubernur bidang Pemerintahan dan Kesra, Kadri La Etje seusai membuka secara resmi turnamen sepak bola usia Dini dan Remaja perebutan piala Gubernur Malut tahun 2025, di lapangan Ya'anhar Gambesi Ternate, Minggu.
Untuk itu, perlu usaha dan kerja keras dari semua pihak dalam memajukan dan mengembangkan prestasi olahraga sepak bola di wilayah Maluku Utara, sehingga menjadi kebanggaan bersama, salah satunya melalui pembinaan atlet usia dini secara kontinyu dan berkelanjutan.
Sehingga, kata Kadri, nantinya menjadi pemain sepak bola handal yang dapat memajukan pesepakbolaan di Malut.
Ia juga berpesan kepada para peserta, meraih juara bukanlah tujuan utama, akan tetapi yang lebih penting adalah bermain dengan hati yang senang, jiwa yang sportif, serta menunjukkan segala kemampuan dan bakat serta mengikuti setiap peraturan pertandingan.
"Serta kepada para wasit, asisten wasit, hakim garis dan perangkat pertandingan lainnya agar senantiasa bersikap objektif, sehingga turnamen sepak bola ini dapat berjalan dengan tertib dan lancar," katanya.
Kompetisi ini dilakukan untuk menyeleksi atlet-atlet U-15 yang potensial untuk selanjutnya dibina oleh PPLP Provinsi Maluku Utara di Ake Kolano Kota Tidore Kepulauan.
"Semoga turnamen sepak bola usia dini dan remaja ini terus berkelanjutan untuk tahun-tahun yang akan datang," ujarnya.
Ia mengungkapkan, turnamen ini selain merupakan ajang kejuaraan dan hiburan, juga sebagai tolak ukur terhadap perkembangan olahraga sepak bola di Provinsi Malut.
Sehingga, dirinya yakin, olahraga sepak bola merupakan olahraga yang paling banyak digemari oleh sebagian besar masyarakat di Indonesia, termasuk juga di Provinsi Maluku Utara.
Sementara itu,Ketua Panitia, Arman A. Ibrahim, dalam laporannya menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Sherly Laos dan Wagub Sarbin Sehe, yang telah memberikan dorongan dan suport sehingga pelaksanaan turnamen sepak bola usia dini dan remaja tersebut dapat terlaksana dengan baik.
Turnamen yang mengangkat tema utama 'Sepak bola Menyatukan Kita". Sepak bola Maluku Utara bangkit, Sepak bola Maluku Utara maju, jaya berprestasi itu, diikuti oleh 1.863 peserta dari 10 Kabupaten/ Kota di Malut, dimulai sejak 22 Juni sampai 6 Juli 2025 dikhususkan untuk usia 9, usia 11, usia 12, usia 13, usia 15 dan usia 17.
"Untuk pendaftaran dalam turnamen Piala Gubernur ini melalui aplikasi dan disertai dengan biodata para atlet," jelasnya.
Ia juga mengungkapkan, seleksi dalam turnamen usia dini dan remaja yang dilaksanakan juga dalam rangka persiapan mengikuti Nusantara Open Piala Presiden RI Prabowo Subianto, tahun 2025 yang akan berlangsung di Bekasi.
Dalam kesempatan itu, hadir juga dua atlet sepak bola Timnas Indonesia Usia 20 (Mufli Hidayat dan Sultan Zaky) yang berasal dari club PSM Makassar.
