Ambon (Antara Maluku) - Sebanyak 54 dari 246 orang jemaah calon haji (JCH) asal Kota Ambon, Maluku hingga kini belum memiliki paspor.
"Terhitung mulai minggu ini 54 orang JCH haji yang belum memiliki paspor dianjurkan berproses ke Kantor Imigrasi kelas I Ambon guna pembuatannya," kata Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Kota Ambon, Wahab Putuhena di Ambon, Senin.
Ia mengatakan sudah ada kerja sama Kankemenag Kota Ambon dengan Kantor Imigrasi Kelas I Ambon terkait pembuatan paspor bagi para JCH.
"Kantor Imigrasi Ambon pun siap melayani permohonan pembuatan paspor JCH sebanyak 10 hingga 12 orang setiap hari," ujarnya.
Calon jemaah haji dalam pembuatan paspor diwajibkan membayar sendiri, sambil menunggu pencairan dana dari Pemerintah Pusat.
"Kalau dana dari pemerintah sudah ada, maka biaya yang sudah dikeluarkan para calon haji diganti," ujarnya.
Kebijakan itu, kata dia, agar pembuatan paspor tidak mengalami keterlambatan.
"Jadi mungkin besok atau dalam waktu dekat sudah dilaksanakan pemeriksaan kesehatan tahap kedua," ujarnya.
Ditanya rencana keberangkatan ke tanah suci, Wahab mengatakan, hingga kini pihaknya belum mendapatkan jadwal, namun yang jelas semua JCH harus menyiapkan semua administrasi agar pada saat keberangkatan sudah tidak ada masalah lagi.
"Selama ini rombongan JCH asal Kota Ambon yang tergabung dengan JCH dari 10 kabupaten dan kota lainnya di wilayah Maluku masuk dalam dua kelompok penerbangan (Kloter) melalui embarkasi Makassar," katanya.