Luar Biasa! Presiden Apresiasi Program Emas Biru

Luar Biasa! Presiden Apresiasi Program Emas Biru

Menko Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan membuka secara resmi Widi International Fishing Tournament, di Labuha, Halmahera Selatan, Rabu (25/10). (Penrem 152)

Event yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat Maluku Utara akhirnya resmi di helat.

Rabu (25/10) lalu, Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mewakili Presiden RI Joko Widodo membuka secara resmi event Widi
International Fishing Tournament (WIFT) di Pelabuhan Babang Labuha Kab.
Halmahera Selatan Prov. Maluku Utara.

Selain Menteri Koordinator Kemaritiman, acara tersebut dihadiri oleh para pejabat beserta tamu undangan di antaranya Pangdam XVI/Pattimura Mayor Jenderal TNI Doni Monardo, Gubernur Maluku Utara KH. Abdul Gani Kasuba, Kapolda Maluku Utara Brigadir Jenderal Polisi Acmad Juri, Danrem 152/Babullah Kolonel Inf Sachono, S.H., M.Si. beserta para Dansat Kabalak jajaran Korem 152/Babullah, Prof. Rokhmin Dahuri, para Bupati/Walikota se-Maluku Utara dan peserta event Widi International
Fishing Tournament baik dari domestik maupun mancanegara.

Dalam sambutannya Menko Maritim menyampaikan, Maluku Utara memiliki kekayaan
Laut yang sangat besar yang harus dikelola dengan sebaik-baiknya untuk
kesejahteraan masyarakat. Selain sektor kelautan dan perikanan, sektor pariwisata pun memiliki peluang besar untuk dikembangkan guna menopang nilai pendapatan asli daerah (PAD).

Pada kesempatan itu pula Menko Maritim menyampaikan bahwa Presiden RI Joko
Widodo sangat mengapresiasi *Program Emas Biru* dari Kodam XVI/Pattimura.

Gagasan tersebut disampaikan Pangdam XVI/Pattimura kepada Presiden RI pada acara Rembuk Nasional dan Presiden memberikan lampu hijau dengan memanggil Menko Maritim untuk segera menindaklanjuti khususnya bidang kelautan dan perikanan dengan membuat Bank Ikan melalui kegiatan Budidaya Keramba Jaring Apung, Keramba Tancap maupun Keramba Teluk karena teknologi tersebut sangat ramah lingkungan dan dapat meningkatkan potensi perikanan dengan jumlah 5 Juta Ton/Tahun.

Dengan pengelolaan yang optimal diharapkan hal tersebut dapat mendukung dan mewujudkan Maluku dan Maluku Utara sebagai sentra Lumbung Ikan Nasional di Indonesia.

Selain itu Menko Maritim juga melihat bahwa Program Emas Biru dan Emas Hijau yang digagas Pangdam XVI/Pattimura di wilayah Maluku dan Maluku Utara adalah program strategis yang tepat untuk dikembangkan pada daerah berbasis kepulauan.

Dengan melihat Potensi laut yang begitu besar Menko kembali menegaskan akan mengeksekusi Program Emas Biru tersebut.

Menko Maritim juga berpesan kepada para Dandim (Komandan Distrik Militer) agar
mendata teluk-teluk potensial yang dapat dikelola serta dimanfaatkan oleh
masyarakat sebagai Bank Ikan dan kegiatan tersebut dapat bersinergi dengan
Pemerintah Daerah melalui Instansi Teknis. Hasil pendataan secepatnya akan
dilaporkan kepada Presiden RI oleh Pangdam XVI/Pattimura.

Menko Maritim bersinergi dengan Menteri Kelautan dan Perikanan Ibu Susi
Pujiastuti membahas kelanjutan dari instruksi Presiden serta telah membentuk Tim Kajian untuk melakukan kajian mendalam tentang teknik terbaik dalam mengelola perikanan berdasarkan gagasan EMAS BIRU/Marine Culture dari Pangdam XVI/Pattimura.

Pangdam sendiri rencananya akan melakukan peninjauan di Teluk Pangdam yang berada di Pulau Lifumatola Kab. Kepulauan Sula yang telah dua tahun berjalan dan saat ini telah menunjukkan hasil yang menggembirakan.

Pada kunjungannya kali ini, Menko Maritim menyampaikan usulan perpanjangan
Runway Bandara Oesman Sadik sepanjang 2.400 Meter sehingga pesawat berbadan
lebar bisa mendarat guna menunjang perekonomian, selain itu juga pengajuan
perpanjangan Pelabuhan Babang sepanjang 500 Meter untuk dapat memuat Kapal
Kontainer lebih banyak. Usulan tersebut sudah disetujui dan akan dikerjakan
mulai tahun depan.

Selain itu berdasarkan informasi dari Bupati bahwa Halmahera Selatan ini memiliki potensi arus laut dengan kekuatan 5 Meter/Detik. Hal tersebut menjadi potensi besar dimana saat ini sedang dikerjakan di wilayah Kupang. Kedepan saya akan memanggil Menteri BUMN untuk segera menerjunkan Tim Kajian, sehingga apabila memenuhi syarat maka proyek listrik 3 sampai dengan 5 Mega Watt kita bisa buat di sini untuk menunjang perekonomian daerah pungkasnya.

Sementara itu dalam keterangannya Ws. Kapenrem 152/Babullah Kapten Inf Heru
D. Menyampaika, dengan digelarnya event Widi International Fishing
Tournament (WIFT) di Kabupaten Halmahera Selatan tersebut diharapkan dapat
menjadi momentum yang mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat di
wilayah Maluku Utara.

Korem 152/Babullah sendiri akan terus mendukung pengembangan potensi wilayah Maluku Utara melalui program-program unggulan dari Pangdam XVI/Pattimura di antaranya Emas Biru, Emas Hijau, dan Emas Putih. (Penrem 152)