Ternate (ANTARA) - Kapolda Maluku Utara (Malut), Irjen Pol Risyapudin Nursin meminta seluruh elemen untuk besinergi dan terus mendongkrak angka capaian vaksinasi di Malut khususnya di Kota Tidore Kepulauan.
Dia menjelaskan juga bahwa Polda Malut sudah mendapatkan BKO dokter dan perawat dari Mabes Polri untuk membantu percepatan pencapaian vaksinasi di wilayah Malut.
Hadir dalam kegiatan tersebut Walikota Tidore Kepulauan Capt H Ali Ibrahim, Kapolres Tidore Kepulauan AKBP Johanes Jalung Siram, Dandim 1505/Tidore Letkol (Inf) Sihzamin, Wadir Reskrimum Polda Malut, Wadir Polairud Polda Malut, Koorspripim Polda Malut dan Kapolsek Oba.Tidore Kepulauan Capt H Ali Ibrahim, Kapolres Tidore Kepulauan AKBP Johanes Jalung Siram, Dandim 1505/Tidore Letkol (Inf) Sihzamin, Wadir Reskrimum Polda Malut, Wadir Polairud Polda Malut, Koorspripim Polda Malut dan Kapolsek Oba.
Dalam tatap muka tersebut, Kapolda mengajak kepada Forkopimda Tidore Kepulauan untuk partisipasi dalam rangka mendorong angka capaian vaksinasi yang masih jauh dari target nasional.
"Untuk itu, kita harus berpartisipasi di akhir 2021 agar mencapai target nasional yakni 70 persen," katanya.
Kapolda menyatakan, vaksinasi dilaksanakan guna melindungi dan menyelamatkan masyarakat, jadi apa kendala di lapangan agar kita mencarikan solusi bersama.
Sementara itu, Wali Kota Tidore Kepulauan, Capt Ali Hi Ibrahim mengatakan telah berkomitmen bersama-sama dengan Kapolres dan Dandim untuk merubah manajemen dalam bekerja.
"Kami akan bekerja siang dan malam untuk mengajak masyarakat mengikuti vaksin agar bisa menekan penyebaran COVID-19 di Kota Tidore kepulauan," ujarnya.
Dia juga akan fokus keseluruh ASN yang ada untuk melaksanakan vaksinasi guna mendorong percepatan vaksinasi di Maluku Utara khususnya di Kota Tidore Kepulauan.