Ambon (ANTARA) - Pemerintah Kota Ambon, Maluku melakukan pemantauan harga dan stok bahan pokok setiap hari sebagai upaya menjaga kestabilan harga dan memastikan ketersediaan pasokan di pasar tradisional yang ada di kota itu..
"Kami memastikan stok barang kebutuhan pokok itu tersedia dalam jumlah yang cukup, begitu pun kestabilan harga," kata Penjabat Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena di Ambon, Minggu usai mendampingi Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengunjungi pasar Mardika.
Selain melakukan pengawasan dan pemantauan Pemerintah Kota Ambon juga setiap dua minggu sekali melakukan operasi pasar murah di kawasan pasar Mardika.
"Jadi kita menjual barang-barang kebutuhan pokok di bawah harga pasar yang bisa dibeli oleh masyarakat untuk pengendalian harga, sehingga para pedagang tidak bisa menaikan harga seenaknya," ujarnya.
Pemkot Ambon juga memberikan subsidi transportasi kepada distributor dan juga petani untuk mengendalikan harga.
Selain itu, Pemerintah Kota Ambon juga melakukan kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah dalam rangka memenuhi pasokan hasil kebutuhan pokok seperti cabai dan lainnya agar ketersediaan stok di pasar Kota Ambon tetap ada.
"Kalau hasil pemantauan yang dilakukan bersama dengan Menteri Perdagangan terkait stabilitas harga dan ketersediaan barang kebutuhan pokok di pasar Mardika, saya kira harga-harga masih stabil," ujarnya.
Bahkan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan pun mengakui harga beberapa komoditas lebih stabil di Ambon dibandingkan di Pulau Jawa dan Sumatera.
Ia menambahkan saat melakukan pemantauan harga di pasar tradisional dan menemukan ada kenaikan maka akan dilakukan pemanggilan distributor untuk mengidentifikasi penyebabnya.
"Apalagi saat stok di pasar cukup, namun harga naik maka diduga ada permainan harga di tingkat pedagang," ujarnya.
Wali Kota juga berpesan kepada pedagang agar turut menjaga kestabilan harga sehingga pembeli juga berbelanja dengan harga terjangkau dan pedagang tetap mendapatkan untung.