Ternate (ANTARA) - Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Galala di Sofifi untuk memantau kestabilan harga bahan pangan serta stok menjelang bulan Ramadhan.
"Hasil peninjauan kami saat ini, Alhamdulillah untuk bahan-bahan kebutuhan pokok masih relatif stabil stoknya," kata Wagub Malut Sarbin Sehe di Ternate, Senin.
Dalam sidak tersebut, Sarbin didampingi Sekretaris Daerah, Asisten II Bidang Perekonomian dan Administrasi Pembangunan, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Kepala Dinas Perikanan, Kepala Dinas Pangan, Kepala Satpol PP, Kepala Biro Administrasi Pimpinan berserta rombongan mengunjungi berbagai lapak pedagang, termasuk penjual sayuran, telur dan sembako.
Tampak Wagub dengan didampingi Sekda berbincang dengan para pedagang mengenai dinamika pasar menjelang bulan suci Ramadhan.
Meskipun begitu, Sarbin masih menemukan beberapa bahan pangan yang harganya mulai meningkat, seperti telur, beras dan cabai.
Menurut salah satu pedagang dalam keterangannya menuturkan, bahwa kenaikan harga disebabkan karena kenaikan ongkos kirim melalui Sidangoli.
Ia mengatakan, pengiriman melalui SIdangoli membuat harga ongkos bertambah, sehingga harga pun turut naik.
Wagub menilai, kenaikan harga telur, beras dan cabai di pasar tersebut tidak terlalu signifikan.
"Harga ada kenaikan beberapa khususnya tadi kalau saya dengar di telur, beras dan juga cabai ya. Ini disebabkan karena ongkos pengiriman yang bertambah, harga kenaikan turun naiknya itu tidak signifikan," kata dia.
Begitu pula dengan ketersediaan bahan pangan di Pasar Galala, Sarbin mengatakan, stok bahan pangan di pasar Galala terpantau aman dalam menghadapi bulan suci Ramadhan.
"Masih dalam kondisi aman harga. Juga stoknya semuanya ada. Mau beras, mau telur, mau cabai, mau daging ayam, ikan dan lain sebagainya. Masih aman Alhamdulillah. Ini yang akan kita pantau terus menjelang bulan suci Ramadhan," jelas dia.