Ambon (ANTARA) - Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes Kemenkes) Maluku menyiapkan lulusan tenaga kesehatan yang siap kerja di Jerman sebagai upaya meningkatkan mutu pendidikan dengan membuka kelas internasional.
Direktur Poltekkes Kemenkes Maluku Betty Anthoineta Sahertian di Ambon, Rabu, mengatakan program kelas internasional ini bagian dari upaya lembaga mencetak tenaga kesehatan profesional yang berdaya saing global.
“Kami berkomitmen agar lulusan Poltekkes Maluku tidak hanya mampu bersaing di tingkat nasional, tetapi juga siap bekerja di negara lain, khususnya Jerman,” ujarnya.
Program kelas internasional ini diselenggarakan bekerja sama dengan Goethe-Institut Jerman. Mahasiswa yang tergabung dalam kelas tersebut mengikuti pembelajaran dengan bahasa pengantar Inggris dan Jerman, sedangkan kurikulum disesuaikan dengan standar Direktorat Jenderal SDM Kesehatan Kemenkes RI.
Jerman dipilih sebagai negara tujuan lantaran dinilai memiliki kemajuan teknologi yang dapat menjadi wadah transfer ilmu pengetahuan kepada para lulusan Poltekkes Kemenkes Maluku.
Jumlah mahasiswa yang mengikuti kelas internasional Jerman 30 orang berasal dari Program Studi Diploma III Keperawatan.
Mereka juga dibekali dengan pelatihan bahasa Jerman yang mengacu pada standar internasional Goethe-Institut agar siap menjalani praktik kerja dan penempatan tenaga kesehatan di rumah sakit mitra di Jerman.

Poltekkes Kemenkes Maluku juga memiliki kelas internasional berbahasa Inggris untuk Program Diploma III Keperawatan dengan 27 mahasiswa yang disiapkan untuk peluang kerja di negara-negara berbahasa Inggris.
Betty mengatakan sejauh ini 15 alumnus Poltekkes Maluku telah bekerja di Jepang, satu orang di Singapura, dan tiga orang di Arab Saudi.
“Capaian ini menunjukkan bahwa kurikulum kami relevan dengan kebutuhan dunia kerja global,” katanya.
Untuk mendukung kualitas pendidikan, Poltekkes Maluku menjalin kerja sama lintas sektor dengan tujuh rumah sakit, 12 institusi pemerintah, dua sekolah, satu universitas, satu BUMN, dan enam sektor swasta, baik di dalam maupun luar negeri.
Selain berfokus pada pendidikan vokasi, Poltekkes Maluku juga memiliki lembaga pelatihan bidang kesehatan terakreditasi yang menjadi pusat pengembangan kompetensi sumber daya manusia kesehatan di wilayah timur Indonesia.
“Harapan kami, lulusan Poltekkes Maluku menjadi tenaga kesehatan yang profesional, beretika, dan mampu mengharumkan nama bangsa di kancah internasional,” kata dia.
