Ambon (ANTARA) -
Kepolisian Daereah (Polda) Maluku resmi menggelar Operasi Zebra Salawaku 2025 sebagai langkah cipta kondisi untuk mewujudkan ketertiban dan keselamatan berlalu lintas menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2026.
“Operasi Zebra adalah operasi Harkamtibmas untuk menciptakan kondisi sebelum Operasi Lilin pada Desember 2025. Laksanakan dengan koordinasi dan kerja sama seluruh instansi terkait,” kata Kapolda Maluku Irjen Pol Dadang Hartanto, di Ambon, Senin.
Hal ini disampaikan saat memimpin apel gelar pasukan di halaman Mapolda Maluku. Kegiatan apel turut dihadiri Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Imam Thobroni, Irwasda, Pejabat Utama Polda, serta perwakilan instansi terkait seperti Dinas Perhubungan Maluku, BPTD Kelas II Maluku, PT Jasa Raharja Cabang Ambon, POM Kodam XV/Pattimura, dan POM Koarmada III/Ambon.
Dalam amanatnya, Kapolda menegaskan bahwa Operasi Zebra Salawaku 2025 merupakan tahapan awal sebelum Operasi Lilin Salawaku yang akan digelar pada Desember. Ia meminta seluruh personel mengedepankan koordinasi lintas sektor agar tujuan operasi tercapai secara optimal.
Operasi Zebra berlangsung hingga 30 November 2025 secara serentak nasional. Sasaran utamanya adalah menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas di wilayah Maluku.
Kapolda menyebut peningkatan jumlah penduduk dan kendaraan menuntut penanganan lalu lintas yang lebih serius. Keselamatan, katanya, merupakan tanggung jawab bersama seluruh pemangku kepentingan.
“Permasalahan lalu lintas bukan saja tugas Polri, tetapi semua pemangku kepentingan. Koordinasi berkelanjutan dibutuhkan untuk mengurangi pelanggaran, kecelakaan fatal, dan meningkatkan budaya tertib lalu lintas,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Kapolda menyampaikan tiga instruksi utama bagi personel yang terlibat dalam operasi. Pertama, meningkatkan edukasi ke sekolah, kampus, dan komunitas serta memaksimalkan media sosial, elektronik, dan cetak dalam sosialisasi keselamatan berkendara.
Kedua, personel diminta selektif terhadap pengendara yang mabuk atau memakai narkoba, sebab kecelakaan fatal banyak dipicu kondisi tersebut. Ia menekankan pentingnya profesionalitas dan sikap humanis di titik-titik rawan kecelakaan.
Ketiga, seluruh anggota diminta menjaga integritas dan menghindari pelanggaran sekecil apa pun. Kapolda menegaskan tidak ada ruang bagi tindakan yang merusak citra Polri selama pelaksanaan Operasi Zebra.
Operasi Zebra Salawaku 2025 menjadi langkah tegas Polda Maluku dalam menekan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas yang cenderung meningkat. Penekanan pada sinergi lintas sektoral dan sosialisasi masif menunjukkan pendekatan yang tak hanya represif, tetapi juga edukatif dan humanis.
“Efektivitas implementasi di lapangan, terutama terkait penindakan pengendara mabuk dan peningkatan kesadaran keselamatan, akan menjadi kunci keberhasilan menciptakan budaya tertib lalu lintas yang berkelanjutan di Maluku,” ucapnya.
