Ambon (ANTARA) - Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Maluku melaksanakan bakti sosial kesehatan untuk pengungsi konflik di Desa Hunuth-Durian Patah, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon sebagai bentuk kepedulian terhadap pemulihan masyarakat dan meningkatkan akses layanan kesehatan.
Asisten I Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Maluku Djalaluddin Salampessy di Ambon, Sabtu, mengatakan kegiatan tersebut wujud nyata sinergi pemerintah, TNI, dan Polri dalam membantu masyarakat terdampak konflik.
“Kegiatan ini bukan hanya tentang layanan kesehatan, tetapi juga bentuk perhatian pemerintah dan Forkopimda Maluku untuk memulihkan semangat kebersamaan serta solidaritas sosial di Hunuth,” katanya.
Ia menjelaskan masyarakat mendapatkan layanan kesehatan gratis, berupa pemeriksaan umum, seperti tekanan darah, gula darah, hingga pemeriksaan ibu dan anak, serta penyuluhan kesehatan oleh tim gabungan Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Bidokkes) Polda Maluku, TNI AD, AL, AU, Dinas Kesehatan Provinsi Maluku, serta Dinas Kesehatan Kota Ambon.
Sedikitnya 300 warga Hunuth mengikuti pemeriksaan kesehatan dipusatkan di Kantor Desa Hunuth-Durian Patah.

Forkopimda Maluku juga menyerahkan bantuan sosial berupa 250 karung beras, masing-masing 5 kilogram kepada warga yang membutuhkan.
Ia mengatakan kehadiran pemerintah bersama aparat TNI-Polri tidak hanya membantu pemulihan fisik, tetapi juga memberikan dukungan pemulihan psikologis dari trauma warga.
Bakti sosial tersebut, katanya, wujud nyata kehadiran negara dalam membangun kembali kepercayaan publik, sekaligus mempererat solidaritas sosial di antara masyarakat.
Ia menjelaskan upaya ini mendukung stabilitas daerah sebab ketika kebutuhan dasar terpenuhi dan kebersamaan dipulihkan, potensi konflik berulang dapat diminimalisasi dan pembangunan di Maluku dapat terus berjalan dengan baik.
“Kami berharap dengan adanya kegiatan ini, masyarakat bisa merasakan manfaat langsung dari layanan kesehatan gratis dan bantuan sosial, sekaligus memperkuat rasa aman dan kebersamaan di tengah masyarakat,” ujar Djalaluddin.
Setelah kegiatan di Hunuth, rombongan forkopimda melanjutkan bakti kesehatan ke Desa Hitu, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah.
Selama kegiatan, aparat kepolisian melaksanakan pengamanan terbuka dan tertutup untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif.
