Ternate (ANTARA) - Wakil Gubernur (Wagub) Maluku Utara (Malut), Sarbin Sehe resmi melepas 30 peserta wisata religi dan rohani ke Yerusalem bagi pendeta untuk melakukan ibadah, terutama bagi umat Kristiani
"Saya berharap para pendeta dan peserta yang berangkat dapat memperkaya pengetahuan, pengalaman, dan semakin mempertajam pemikiran yang moderat," katanya di Ternate, Sabtu
Dalam sambutannya, Wagub berpesan agar para peserta memegang teguh tiga nilai utama Indonesia selama menjalankan ibadah dan perjalanan rohani tersebut, yakni nilai kebangsaan, kearifan lokal, serta semangat beragama.
Oleh karena itu, Wagub Malut juga mengingatkan agar perjalanan rohani ini menjadi momentum peningkatan hubungan dengan Tuhan sekaligus mempererat relasi antarsesama.
Ia berharap sepulangnya dari Yerusalem, para peserta membawa dampak positif dalam kepribadian dan pelayanan di masyarakat.
"Selamat jalan bapak dan ibu. Semoga perjalanan ini memberikan pengaruh yang lebih baik setelah kembali dari Yerusalem," kata Wagub.
Selain itu, Wagub turut menitipkan pesan agar seluruh peserta menjaga kebersamaan dan kekompakan sepanjang perjalanan.
Sementara itu, Karo Kesra Setprov Maluku Utara, Asrul Gailea, melaporkan rombongan terdiri dari 12 perempuan dan 18 laki-laki. Wisata rohani tersebut dijadwalkan berlangsung selama satu minggu, mulai 23 November hingga tiba kembali di Ternate pada 1 Desember.
Pemprov Malut dalam menjalankan program keagamaan, juga memprogramkan umrah gratis bagi imam masjid dan ibadah ke Yerusalem bagi pendeta serta tokoh agama Kristen untuk meningkatkan pelayanan kepada umat.
Program umrah dan ibadah ke Yerusalem gratis merupakan janji Gubernur kepada masyarakat khususnya para tokoh agama, baik imam masjid dan para pendeta.
