Ambon (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku bersama Organisasi Pemuda Tani Indonesia (PTI) menggelar pasar pangan murah untuk menjamin keterjangkauan harga di daerah itu.
"Pasar pangan murah merupakan kolaborasi antara pemuda tani, Badan Pangan Nasional, dan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Maluku di Pasar Mardika Ambon," kata Kepala Dinas Pertanian Maluku Ilham Tauda di Ambon, Kamis.
Ia menjelaskan pasar pangan murah bertujuan meningkatkan aksesibilitas pangan murah bagi masyarakat, mengurangi beban biaya hidup, dan stabilisasi harga pangan.
Selain itu juga untuk meningkatkan konsumsi domestik, membantu petani dan pengusaha kecil, serta menggerakkan perekonomian lokal. Dengan demikian, bazar pangan murah menjadi sarana efektif untuk membantu masyarakat memperoleh pangan yang terjangkau dan berkualitas.
"Hal ini merupakan upaya konkret dalam mendukung program pemerintah terkait swasembada pangan. Selain itu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Maluku yang ada pada 11 kabupaten/kota," katanya.
Dalam gerakan pasar murah tersebut pemerintah menjual minyak goreng dengan harga Rp10 ribu per liter, gula, bawang merah dengan harga Rp25 ribu per kilogram, bawang putih dengan harga Rp30 ribu per kilogram, telur harga Rp50 ribu per rak.
Pasar pangan murah ini merupakan bagian dari serangkaian kegiatan yang digagas oleh Pemuda Tani Indonesia (PTI) Maluku untuk meningkatkan partisipasi dan produktivitas pertanian di Maluku.
Ketua terpilih DPD Pemuda Tani Maluku Muhammad Yasin Sialana mengatakan selain pasar pangan murah, juga dilakukan kegiatan sekolah tani untuk memberikan pemahaman bagi kader pemuda tani yang mana program ini mendukung misi Presiden Prabowo Subianto.
"Karena ini bagian dari kontribusi kami dalam mewujudkan swasembada pangan, jadi pemuda Maluku harus menjemput bola," ujarnya.
Yasin berharap pasar pangan murah dapat membantu masyarakat di tengah situasi ekonomi yang menantang.
"Bersama Badan Pangan Nasional dan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Maluku, kami berkomitmen menyediakan pangan berkualitas dengan harga terjangkau bagi masyarakat," katanya.