Ternate, 11/8 (Antara Maluku) - Seorang anggota DPRD Kota Ternate, Maluku Utara (Malut) meminta pemerintah kota itu menyiapkan rencana pembangunan kanal khusus di tiga wilayah rawan banjir.
"Sudah saatnya pemerintah kota Ternate mempersiapkan pembangunan kanal khusus untuk mengantisipasi banjir, yang selain berfungsi sebagai jalur alternatif luapan lahar dari kaki gunung Gamalama juga menjadi jalur induk drainase kota," kata anggota DPRD Kota Ternate, Yamin Rusli di Ternate, Kamis.
Ia mengatakan, Pemkot Ternate perlu didukung dengan sejumlah regulasi menyangkut pembatasan wilayah pemukiman di areal kaki gunung dan bantaran serta wilayah-wilayah rawan bencana banjir," kata Yamin.
Kota Ternate berada tepat di kaki gunung api Gamalama yang masih aktif hingga saat ini dan sudut kemiringannya cukup besar sehingga berpotensi dilanda banjir air hujan dan lahar panas maupun dingin.
Yamin merujuk peristiwa bencana yang melanda wilayah Tubo, Akehuda dan beberapa kelurahan di wilayah Ternate Tengah dan Selatan pada 2011 yang memakan korban jiwa.
"Jadi sudah saatnya pemerintah kota Ternate mempersiapkan pembangunan kanal khusus di tiga wilayah kecamatan itu" kata legislator dari Partai Nasional Demokrat tersebut.
Sejumlah wilayah rawan banjir saat musim hujan di Ternate terdapat di Kota Ternate Utara, Ternate Selatan dan Ternate Tengah.
Sedangkan, di Ternate Utara khususnya di bantaran kali Tugurara merupakan salah satu tempat yang sangat rawan, terutama pascaerupsi Gunung Gamalama.
